Armuzna Jadi Penentu Sukses Layanan Haji Indonesia
- 27 Mei 2026 02:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Armuzna menjadi fase penentu sukses haji 2026
- Pemerintah menyiapkan layanan bagi 221 ribu jemaah Indonesia
- PPIH membentuk sepuluh sektor ad hoc untuk pengamanan dan pelayanan
RRI.CO.ID, Makkah – Kementerian Haji dan Umrah RI mematangkan layanan puncak haji 2026 di Armuzna. Fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina dinilai menjadi penentu keberhasilan penyelenggaraan haji Indonesia.
Sebanyak 221 ribu jemaah haji Indonesia menjalani puncak haji pada 26–30 Mei 2026. Pemerintah menyiapkan berbagai skema layanan agar ibadah berlangsung aman, tertib, dan terkendali.
Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf menyebut Armuzna sebagai fase paling krusial. Ia mengibaratkannya seperti masa injury time dalam pertandingan sepak bola.
“Apakah kita yang akan mengangkat piala atau orang lain, itu ditentukan saat injury time,” kata Gus Irfan. Ia mengajak seluruh petugas menjaga capaian positif layanan haji hingga akhir operasional.
Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak juga menekankan pentingnya fokus menjelang Armuzna. Ia menyampaikan pesan itu saat berbincang dengan wartawan MCH di Kantor Daker Makkah, Sabtu, 23 Mei 2026.
“Haji ini ibaratnya seperti lari marathon, kita sudah lari dengan baik,” ujar Dahnil. Ia mengingatkan petugas tidak lengah saat operasional haji memasuki garis finis.
Untuk memastikan kesiapan layanan, petugas melakukan pengecekan tenda, toilet, dan fasilitas jemaah di Armuzna. Pengecekan dilakukan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina oleh berbagai unsur PPIH Arab Saudi.
Koordinator Bidang Satops Armuzna Harun Arrasyid mengatakan PPIH menyiapkan pengamanan dan pelayanan berlapis. Salah satunya melalui pembentukan sepuluh sektor ad hoc untuk mengawal pergerakan jemaah.
“Satgas yang kita bentuk ini akan kita bentuk lagi sepuluh sektor ad hoc,” ujar Harun. Skema itu disiapkan untuk mengelola, mengendalikan, dan melindungi jemaah haji Indonesia.
PPIH Arab Saudi berharap seluruh rangkaian Armuzna dapat berjalan aman, nyaman, dan berkesan. Kesiapan petugas menjadi kunci menjaga keselamatan jemaah selama puncak ibadah haji berlangsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....