Musyrif Diny Ajak Jemaah Perbanyak Ibadah jelang Puncak Haji

  • 21 Mei 2026 17:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Musyrif Diny mengimbau jemaah memperbanyak ibadah dan dzikir di Tanah Haram
  • Jemaah diminta memahami manasik haji sesuai syarat dan rukun ibadah
  • Prof Niam mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan jelang puncak haji

RRI.CO.ID, Makkah – Jemaah haji Indonesia mulai memadati Kota Makkah menjelang puncak ibadah haji. Puncak wukuf di Arafah dijadwalkan berlangsung pada 26 Mei 2026.

Musyrif Diny Kementerian Haji RI, Asrorun Niam Sholeh, menyampaikan pesan keagamaan kepada jemaah Indonesia. Ia mengimbau jemaah memperbanyak ibadah dan dzikir selama di Tanah Haram.

“Tanah Haram memiliki keistimewaan, tidak hanya berada di Masjidil Haram. Seluruh kawasan tempat tinggal jemaah juga termasuk Tanah Haram,” kata Niam kepada Media Center Haji (MCH) di Makkah, Arab Saudi, Rabu, 20 Mei 2026.

Menurut Niam, seluruh jemaah gelombang pertama kini sudah berada di Makkah. Sementara jemaah gelombang kedua terus berdatangan dari Indonesia menuju Tanah Suci.

Ia meminta jemaah menjaga pelaksanaan salat berjamaah sesuai kemampuan fisik masing-masing. Kondisi kesehatan harus diperhatikan menjelang puncak ibadah haji di Armuzna.

“Jangan berangkat tanpa memahami ilmu manasik haji secara benar. Haji memiliki syarat, rukun, dan ketentuan keagamaan yang wajib dipahami,” ujarnya.

Pembimbing ibadah juga diminta mengintensifkan pembekalan fikih haji praktis kepada jemaah. Langkah itu dilakukan agar pelaksanaan ibadah berjalan tertib dan sesuai tuntunan.

Selain ibadah, jemaah diimbau menjaga kesehatan dengan istirahat dan makanan bergizi. Mereka diminta tidak memforsir tenaga sebelum rangkaian ibadah Armuzna berlangsung.

Niam juga mengajak jemaah mendoakan keluarga, masyarakat, dan bangsa Indonesia selama berhaji. Doa untuk para pemimpin bangsa turut disampaikan dalam pesannya kepada jemaah.

“Haji harus menjadi momentum memperbaiki diri dan memperkuat kebersamaan. Nilai kejujuran, kerja keras, dan kesetaraan harus terus dijaga,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....