Jemaah Haji Diimbau Waspada Terhadap Panas Ekstrem di Tanah Suci

  • 12 Mei 2026 11:19 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang- Sebanyak 445 jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 14 Embarkasi Palembang resmi diberangkatkan menuju Arab Saudi pada Selasa 12 Mei 2026. Kapala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenha) Sumsel, M. Arkan Nurwanuddin mengimbau jemaah haji waspada panas ekstrem di tanah suci.

“Keberangkatan ini menambah total jemaah yang telah diterbangkan melalui Embarkasi Palembang hingga saat ini menjadi 6.195 orang. Untuk jemaah yang akan berangkat dan yang berada disana agar mewaspadai panas ektrem,” katanya saat mêleras keberangkatan Kloter 14 Embarkasi Palembang.

Arkan merincikan bahwa dari total 6.195 jemaah tersebut, terdiri dari 5.068 jemaah asal Sumsel, 1.071 jemaah asal Bangka Belitung (Babel). Jumlah itu juga didampingi oleh 56 petugas kloter yang bertugas memastikan kelancaran ibadah.

M. Arkan menekankan bahwa ibadah haji tahun ini memerlukan ketahanan fisik yang ekstra mengingat kondisi cuaca yang menantang di Tanah Suci. Ada beberapa hal yang mungin dapat menjadi acuan jemaah.

"Ibadah haji bukan hanya soal kesiapan spiritual, tetapi juga kesiapan fisik dalam menghadapi cuaca ekstrem. Tetap jaga kesehatan, patuhi arahan petugas, dan utamakan keselamatan selama beribadah," pesan Arkan.

"Saya memberikan instruksi khusus kepada jemaah agar tetap bugar dan terhindar dari risiko kesehatan. Seperti minum air secara rutin yang tidak haruså menunggu haus, jemaah diminta minum sedikit demi sedikit namun sering untuk mencegah dehidrasi," katanya.

Kemudian, menggunakan pelindung diri seperti topi, payung, kacamata hitam, dan sunscreen untuk melindungi diri dari paparan matahari langsung. "Jemaah juga agar membatasu aktvitas diluar ruangan, guna menghindari di bawah terik matahari yang berlebihan untuk menghemat energi," sambungnya.

Arkan juga mengingatkan jemaah haji agar mengenali tanda heatstroke. seperti waspadai gejala pusing, lemas, kulit terasa sangat panas, hingga suhu tubuh tinggi. "Jika mengalami hal tersebut, segera cari tempat teduh dan lapor kepada petugas," katanya.

Cuaca di Tanah Suci bisa sangat panas. "Kami minta jemaah disiplin menjaga kesehatan agar seluruh rangkaian ibadah tetap lancar hingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur," tutup Arkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....