Empat Jemaah Haji Lansia Asal Magetan Gagal Berangkat

  • 12 Apr 2026 14:04 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Magetan - Dari total 17 calon jemaah haji lanjut usia (lansia) asal Kabupaten Magetan, sebanyak empat orang dipastikan gagal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji tahun ini. Kegagalan tersebut mayoritas disebabkan oleh faktor kesehatan yang tidak memenuhi syarat istitha’ah.

Kepala Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Magetan, Ida Dwi Martini, menjelaskan bahwa para jemaah lansia memang menjadi perhatian khusus dalam proses pemberangkatan haji, terutama terkait kesiapan fisik.

“Dari 17 jemaah lansia, ada empat yang tidak bisa diberangkatkan karena hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan belum memenuhi syarat istitha’ah. Ini demi keselamatan jemaah itu sendiri,” ujarnya, Kamis (23/4).

Secara keseluruhan, jumlah jemaah haji asal Magetan tahun ini mencapai 538 orang. Mayoritas jemaah dalam kondisi sehat dan dinyatakan memenuhi syarat istitha’ah untuk berangkat ke Tanah Suci.

Ida menambahkan, rata-rata usia jemaah haji tahun ini berada pada kisaran 50 hingga 60 tahun, yang dinilai masih cukup produktif dan memiliki kondisi fisik yang relatif baik.

“Alhamdulillah, sebagian besar jemaah dalam kondisi sehat. Usia rata-rata 50 sampai 60 tahun, sehingga secara umum mereka siap menjalankan ibadah haji,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pendampingan dan pemantauan kesehatan jemaah hingga menjelang keberangkatan.

“Kami terus berkoordinasi dengan tim kesehatan untuk memastikan kondisi jemaah tetap terjaga. Kami juga mengimbau agar para jemaah menjaga pola makan, istirahat cukup, dan tidak memaksakan diri sebelum keberangkatan,” jelasnya.

Tahun ini, total ada 538 jemaah haji Magetan terbagi dalam empat kloter, yakni kloter 20 dan 21 sebagai kloter utama, serta sebagian kecil jemaah yang tergabung dalam kloter 22 dan kloter 37. Pihak Kemenag masih menunggu kemungkinan tambahan jemaah cadangan yang naik status.

Dari sisi kesehatan, seluruh jemaah dipastikan telah memenuhi syarat istithaah atau kemampuan kesehatan untuk berhaji.

“Kami berharap seluruh proses pemberangkatan berjalan lancar. Bagi jemaah yang belum bisa berangkat tahun ini, kami akan tetap melakukan pendampingan agar bisa berangkat pada kesempatan berikutnya setelah kondisi kesehatannya memungkinkan,” pungkasnya.

Kemenhaj Magetan juga mengimbau seluruh calon jemaah haji untuk menjaga kesehatan sejak dini serta melengkapi seluruh persyaratan administrasi guna memastikan kelancaran proses pemberangkatan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....