Kadaker Makkah Imbau Jemaah Hafal Rute Bus dan Wajib Bawa Kartu Nusuk

  • 26 Apr 2026 13:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 1. Jemaah haji diharapkan hafal rute bus dan wajib bawa kartu nusuk.
  • 2. Bus shalawat yang beroperasi 24 jam dari hotel menuju Masjidil Haram dan sebaliknya.
  • 3. Pentingnya membawa kartu Nusuk sebagai identitas resmi jemaah selama berada di Arab Saudi.

RRI.CO.ID, Makkah - Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Ihsan Faisal, mengimbau jemaah haji Indonesia memahami sistem transportasi di Tanah Suci. Selain itu , ia juga mengingatkan jemaah disiplin membawa kartu Nusuk selama beraktivitas.

Ia menjelaskan seluruh jemaah nantinya akan difasilitasi bus shalawat yang beroperasi selama 24 jam. Bus tersebut melayani perjalanan dari hotel menuju Masjidil Haram dan sebaliknya.

Untuk itu ia mengimbau jemaah mengenali rute dan nomor bus untuk memudahkan perjalanan saat beraktivitas. Hal itu penting karena satu rute dilayani beberapa unit bus berbeda.

“Jemaah cukup menuju halte terdekat dari hotel lalu naik bus sesuai rute. Yang penting diingat adalah nomor rutenya bukan busnya,” ujarnya saat memaparkan peta akomodasi Daker Makkah di Kantor Urusan Haji, Sabtu, 25 April 2026.

Menurut Ihsan, terdapat tiga terminal utama yang melayani jemaah di Makkah. Terminal tersebut tersebar sesuai wilayah tempat tinggal jemaah.

Ketiga terminal itu adalah Terminal Syib Amir melayani wilayah Syisyah dan Raudhah serta Terminal Jiad melayani wilayah Misfalah. Selain itu, terdapat Terminal Jabal Ka’bah untuk wilayah Aziziyah dan Jarwal.

Ia menegaskan jemaah tidak perlu panik jika tersesat atau salah naik bus. Ia memastikan petugas tersedia di berbagai titik untuk memberikan bantuan baik di halte, terminal, hingga sekitar Masjidil Haram.

Selain itu, Ihsan juga mengingatkan pentingnya membawa kartu Nusuk sebagai identitas resmi. Kartu tersebut wajib dibawa setiap keluar hotel selama di Arab Saudi.

Ia menyebut kartu Nusuk akan diperiksa di berbagai titik oleh otoritas setempat. Karena itu, jemaah harus selalu memastikan kartu tersebut dibawa.

Jika kartu Nusuk hilang, jemaah diminta segera melapor kepada petugas sektor. Jemaah juga dapat melapor kepada ketua rombongan untuk penanganan.

Penggantian kartu akan diproses melalui pihak syarikah sesuai prosedur yang berlaku. Ia mengatajan, petugas siap membantu jemaah yang mengalami kendala di setiap sektor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....