Bunga Terompet Brugmansia Tanaman Hias Indah tapi Beracun
- 19 Jul 2026 09:13 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Bunga terompet atau Brugmansia dikenal sebagai salah satu tanaman hias yang menarik perhatian karena bunga berukuran besar berbentuk terompet yang menjuntai ke bawah. Warna bunganya beragam, mulai dari putih, kuning, merah muda, hingga jingga, dengan aroma harum yang semakin kuat saat sore dan malam hari. Keindahan inilah yang membuat tanaman asal Amerika Selatan tersebut banyak ditanam sebagai penghias taman maupun halaman rumah di berbagai negara tropis dan subtropis.
Di balik tampilannya yang memikat, bunga terompet menyimpan potensi bahaya yang tidak boleh diabaikan. Melansir hort.extension.wisc.edu seluruh bagian tanaman Brugmansia mulai dari bunga, daun, batang, akar, hingga bijinya mengandung senyawa alkaloid tropana seperti atropin, skopolamin, dan hiosiamin. Senyawa tersebut dapat memengaruhi sistem saraf jika tertelan dan berisiko menyebabkan keracunan. Karena itu, tanaman ini digolongkan sebagai tanaman hias beracun dan tidak boleh dikonsumsi dalam bentuk apa pun.
Paparan racun bunga terompet dapat menimbulkan berbagai gejala, tergantung jumlah yang masuk ke dalam tubuh. Keluhan yang sering muncul meliputi mulut kering, pupil mata melebar, jantung berdebar cepat, penglihatan kabur, kebingungan, halusinasi, hingga penurunan kesadaran. Pada kasus yang berat, keracunan dapat menyebabkan gangguan pernapasan yang memerlukan penanganan medis segera.
Meski beracun, bunga terompet tetap aman dijadikan tanaman hias apabila dirawat dengan benar. Tanaman ini sebaiknya ditempatkan di lokasi yang tidak mudah dijangkau anak-anak maupun hewan peliharaan. Saat memangkas cabang atau mengganti media tanam, penggunaan sarung tangan sangat dianjurkan karena getahnya dapat mengiritasi kulit dan berisiko mengenai mata. Setelah selesai berkebun, tangan perlu segera dicuci menggunakan sabun dan air mengalir.
Bunga terompet juga kerap disamakan dengan Datura karena bentuk bunganya yang mirip. Padahal keduanya merupakan genus yang berbeda. Pada Brugmansia, bunga menggantung ke bawah dan tanaman tumbuh sebagai perdu atau pohon kecil berkayu. Sebaliknya, bunga Datura umumnya menghadap ke atas dan tanamannya lebih menyerupai perdu herba. Walaupun berbeda bentuk pertumbuhan, kedua kelompok tanaman tersebut sama-sama mengandung alkaloid tropana yang bersifat toksik sehingga memerlukan penanganan yang hati-hati.
Dalam dunia hortikultura, bunga terompet tetap dihargai karena nilai estetikanya yang tinggi dan kemampuannya menghasilkan bunga dalam jumlah banyak sepanjang musim hangat. Namun, keindahan tersebut harus diimbangi dengan pemahaman mengenai karakter biologisnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....