Standupindo Cilegon Bangun Mental Komika Pemula
- 22 Mei 2026 13:00 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Komunitas Stand Up Indo Cilegon menilai mental menjadi salah satu tantangan terbesar bagi para komika pemula ketika tampil di panggung open mic. Tidak sedikit peserta yang harus menghadapi situasi “bombing” atau gagal membuat penonton tertawa saat membawakan materi komedi.
Anggota Standupindo Cilegon, Dwi mengatakan, kegagalan saat open mic merupakan hal biasa dalam proses belajar seorang komika. Menurutnya, materi yang tidak berhasil justru menjadi bahan evaluasi untuk tampil lebih baik di kesempatan berikutnya.
“Open mic itu memang tempat ngabisin jatah gagal. Kadang enggak lucu, tapi ya itu proses latihan,” ujarnya, Kamis, 21 Mei 2026.
Ia menambahkan, para komika biasanya hanya memberi waktu singkat untuk larut dalam rasa kecewa setelah tampil buruk di atas panggung. “Kalau kata senior, open mic anyep itu diingat sampai jam 10 pagi aja. Setelah itu hidup jalan lagi,” katanya.
Sementara komika lainnya, Robi mengatakan, komunitas menjadi tempat penting untuk saling mendukung dan mengevaluasi materi. Menurutnya, setiap anggota dapat berdiskusi terkait delivery, momentum, hingga potensi materi yang dianggap sensitif.
“Kadang materi yang belum lucu kita revisi lagi bareng-bareng. Dilihat delivery-nya kurang atau momentumnya belum pas,” ucapnya.
Komunitas Standupindo Cilegon juga mengajarkan etika dalam dunia komedi, termasuk teknik roasting dan riffing. Para anggota diingatkan untuk tetap mempertimbangkan batasan agar materi tidak menyinggung pihak tertentu secara berlebihan.
Selain menjadi hiburan, stand up comedy dinilai mampu melatih public speaking dan rasa percaya diri, terutama bagi anak muda yang ingin belajar tampil di depan umum.
Komunitas tersebut membuka kesempatan bagi masyarakat umum yang ingin bergabung. Calon anggota cukup datang ke sesi open mic rutin untuk belajar dan mencoba membawakan materi komedi secara langsung di atas panggung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....