Ruang Simpan Penuh Sesak, Rumah Jadi Tak Enak
- 22 Apr 2026 23:58 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Penyimpanan atau storage yang berlebihan di dalam rumah dapat memicu penumpukan barang yang tidak disadari. Lyfe With Less menyatakan, alih-alih menciptakan kerapian, ruang simpan yang terlalu banyak justru mendorong kebiasaan menaruh barang tanpa seleksi.
Melalui aku instagram resmi @lyfewithless, wadah pegiat gaya hidup minimalis tersebut membagikan, pada area atas lemari, misalnya, sering dimanfaatkan sebagai tempat parkir barang yang jarang digunakan. Karena sulit dijangkau, benda-benda tersebut kerap terlupakan dan hanya menjadi penumpuk debu dalam jangka waktu lama.
Kondisi serupa juga ditemukan pada ruang kolong tempat tidur. Area ini kerap dijadikan gudang tersembunyi untuk menyimpan sepatu, koper, atau barang musiman. Tanpa pengelolaan yang baik, kolong tempat tidur berubah menjadi sumber clutter yang tidak terlihat namun terus bertambah.
Selain itu, penggunaan kotak penyimpanan dengan banyak sekat atau laci kecil memang terlihat rapi di awal. Namun, tanpa perencanaan, sekat-sekat tersebut justru diisi barang yang tidak penting, sekadar agar tampak penuh dan terorganisir.
Pengamat penataan rumah menyarankan agar masyarakat lebih selektif dalam menyimpan barang. Storage sebaiknya digunakan untuk benda yang benar-benar diperlukan, bukan sebagai tempat menumpuk barang yang sulit dilepaskan.
Langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah membatasi penyimpanan untuk barang musiman, menggunakan wadah transparan agar isi mudah terlihat, serta rutin melakukan decluttering. Dengan pengelolaan yang tepat, ruang penyimpanan dapat kembali pada fungsinya, yakni membantu menjaga kerapian, bukan menciptakan penumpukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....