Smartwatch atau Jam Analog, Mana yang Lebih Dipilih di Era Digital?

  • 17 Jul 2026 19:48 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Perkembangan teknologi membuat jam tangan tidak lagi hanya berfungsi sebagai penunjuk waktu. Saat ini, masyarakat dihadapkan pada dua pilihan utama, yakni smartwatch yang menawarkan berbagai fitur digital dan jam analog yang tetap mempertahankan fungsi klasik serta nilai estetika.

Smartwatch banyak dipilih karena mampu memberikan lebih dari sekadar informasi waktu. Perangkat ini dapat terhubung dengan smartphone, menampilkan notifikasi, memantau aktivitas fisik, menghitung langkah, hingga pada sejumlah model memantau indikator kesehatan tertentu, sehingga menarik bagi masyarakat dengan mobilitas tinggi.

Di sisi lain, jam analog masih memiliki daya tarik kuat, terutama bagi pengguna yang mengutamakan desain, gaya, dan kesederhanaan. Jam analog juga kerap dipandang sebagai aksesori fesyen yang dapat menunjukkan karakter pemakainya, sekaligus memiliki keunggulan berupa daya tahan baterai yang lebih lama dibandingkan sebagian besar perangkat pintar.

Preferensi masyarakat terhadap smartwatch juga dipengaruhi oleh meningkatnya perhatian terhadap gaya hidup sehat dan penggunaan teknologi sehari-hari. Laporan Worldwide Quarterly Wearable Device Tracker dari International Data Corporation (IDC) secara konsisten menunjukkan bahwa perangkat wearable, termasuk smartwatch, menjadi bagian dari ekosistem teknologi konsumen yang terus berkembang, meskipun tren penggunaan dapat berubah mengikuti harga, fitur, dan kebutuhan pengguna.

Namun, smartwatch juga memiliki sejumlah kekurangan yang membuat sebagian orang tetap memilih jam analog. Ketergantungan pada baterai, kebutuhan pengisian daya, potensi gangguan notifikasi, serta harga perangkat dan biaya penggantian komponen menjadi pertimbangan tersendiri bagi pengguna.

Sementara itu, jam analog menawarkan pengalaman yang lebih sederhana dan minim distraksi karena tidak memiliki notifikasi atau aplikasi yang dapat mengalihkan perhatian. Bagi sebagian pengguna, mengenakan jam analog juga bukan hanya soal fungsi, melainkan bagian dari gaya personal, koleksi, bahkan nilai sentimental.

Pada akhirnya, pilihan antara smartwatch dan jam analog sangat bergantung pada kebutuhan serta gaya hidup masing-masing individu. Smartwatch lebih sesuai bagi mereka yang membutuhkan konektivitas dan fitur pemantauan aktivitas, sedangkan jam analog tetap menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mengutamakan kesederhanaan, estetika, dan ketahanan penggunaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....