Coldbloom Rilis "We'll Be Forgotten" : Refleksi Ketimpangan dan Perasaan Terlupakan
- 17 Jul 2026 04:38 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya : Unit musik alternative ambient asal Surabaya, Coldbloom, kembali melanjutkan perjalanan musikalnya dengan merilis single terbaru bertajuk "We'll Be Forgotten". Lagu ini hadir sebagai penerus dari single debut mereka, "When It Feels Like the End", sekaligus menjadi penanda konsistensi Coldbloom dalam menghadirkan karya yang sarat emosi dan refleksi sosial.
Dikutip dari akun Instagram @musicine__, rilisan ini mengangkat tema personal secara sederhana, "We'll Be Forgotten" menyentuh isu-isu yang lebih luas, seperti ketimpangan sosial, privilese, dan perasaan terpinggirkan. Melalui lirik yang kontemplatif, Coldbloom mencoba menggambarkan bagaimana tidak semua orang memulai hidup dari garis yang sama, serta bagaimana sebagian individu kerap merasa terlupakan di tengah dunia yang terus bergerak.
Tema tersebut dikemas dalam balutan musik ambient yang melankolis dan atmosferik. Lapisan-lapisan instrumen yang mengalun perlahan menciptakan ruang bagi pendengar untuk tenggelam dalam narasi yang dibangun. Karakter suara Coldbloom yang intim dan penuh nuansa kembali menjadi elemen utama, menghadirkan pengalaman mendengarkan yang terasa personal sekaligus mengundang perenungan.
Secara musikal, "We'll Be Forgotten" mempertahankan identitas yang telah diperkenalkan melalui "When It Feels Like the End". Perpaduan tekstur ambient, dinamika yang tenang, dan pendekatan alternatif yang minimalis membuat lagu ini terasa seperti sebuah perjalanan emosional. Alih-alih menawarkan klimaks yang eksplosif, Coldbloom justru mengajak pendengar menikmati setiap detail dan membiarkan makna lagu tumbuh secara perlahan.
Tidak hanya berhenti sebagai sebuah single, "We'll Be Forgotten" juga menjadi bagian dari proyek extended play (EP) yang tengah dipersiapkan oleh Coldbloom. Kehadiran lagu ini memberikan gambaran awal mengenai benang merah yang akan diusung dalam EP mendatang, yakni eksplorasi tentang perjuangan, harapan, serta pencarian identitas di tengah realitas yang kerap terasa tidak adil.
Dalam konteks yang lebih luas, Coldbloom seakan mengingatkan bahwa perasaan terlupakan adalah pengalaman yang dimiliki banyak orang. Baik dalam kehidupan sosial, lingkungan kerja, maupun perjalanan pribadi, ada kalanya seseorang merasa tidak terlihat meski telah berusaha sekuat tenaga. Pesan inilah yang menjadi inti dari "We'll Be Forgotten", sebuah ajakan untuk menerima, memahami, dan tetap melangkah meski dunia tidak selalu memberikan kesempatan yang setara.
Melalui rilisan terbarunya, Coldbloom semakin mempertegas posisi mereka sebagai salah satu unit alternative ambient yang patut diperhitungkan dari Surabaya. Dengan pendekatan audio-visual yang intim serta keberanian mengangkat isu-isu reflektif, "We'll Be Forgotten" tidak hanya menjadi sebuah karya musik, tetapi juga ruang bagi pendengar untuk merenungkan kembali arti perjuangan dan keberadaan mereka di tengah hiruk-pikuk kehidupan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....