Film Bisikan Desa Gringsing Tayang di Bioskop 24 September
- 10 Jul 2026 18:31 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Film horor misteri Bisikan Desa Gringsing dipastikan tayang mulai 24 September 2026. Pengumuman disampaikan melalui video first look yang resmi dirilis Mandela Pictures bersama Oceanus Media Global.
Video berdurasi kurang dari satu menit itu menampilkan suasana mencekam Desa Gringsing. Penonton juga melihat pertemuan pertama Hesti dengan sosok Fatimah yang menghantui desa.
Hesti diperankan Aghniny Haque sebagai tokoh utama cerita. Ia mencari ayahnya yang hilang hingga memasuki Desa Gringsing.
Perjalanan tersebut membawanya menghadapi berbagai teror supranatural. Sosok Fatimah menjadi ancaman utama yang menghantui seluruh desa.
Film ini disutradarai Ivander Tedjasukmana. Produksinya melibatkan kolaborasi Indonesia, Singapura, dan Malaysia.
Bisikan Desa Gringsing menjadi film horor Indonesia pertama yang menggunakan teknologi virtual production. Produksi juga memanfaatkan LED volumetric stage berstandar dunia.
Teknologi tersebut menghadirkan latar digital secara langsung saat proses pengambilan gambar. Pendekatan itu menciptakan suasana lebih nyata dan mendukung pengalaman sinematik.
Kabut, jalan desa, hingga kemunculan unsur supranatural ditampilkan lebih detail. Seluruh adegan dirancang memberi pengalaman berbeda bagi penonton.
Sutradara Ivander Tedjasukmana menyebut proyek tersebut menghadirkan tantangan baru. Seluruh tim harus menyesuaikan diri dengan teknologi produksi modern.
"Bisikan Desa Gringsing menjadi tantangan baru, tidak hanya buat saya, tapi juga seluruh tim," kata Ivander.
| Baca juga: Naruto Live Action Sedang Berburu Pemeran |
Ia menambahkan seluruh kendala berhasil diatasi melalui kerja sama tim. Ivander berharap hasilnya dapat dirasakan penonton saat film tayang.
Pemeran utama Aghniny Haque juga mengaku memperoleh pengalaman baru. Teknologi virtual production menuntut pendekatan akting yang berbeda.
"Memerankan Hesti dalam film ini adalah pengalaman pertama saya berperan dalam produksi dengan teknologi virtual production," ujar Aghniny.
Menurutnya, proses syuting terasa lebih efisien karena beberapa lokasi dibuat dalam satu set. Namun, tantangan baru tetap muncul selama proses pengambilan gambar.
Aghniny mengatakan pengalaman tersebut memperkaya kemampuan aktingnya. Ia juga memperoleh kesempatan mengeksplorasi teknik baru selama produksi.
Film ini turut dibintangi Surya Saputra dan Kiki Narendra. Sejumlah aktor lain juga memperkuat jajaran pemeran film tersebut.
Nama lain yang bergabung antara lain Iskak Khivano dan Hesti Putri. Nina Tamam, Fatmah Nadhi, Iyang Darmawan, Akun Gege, serta Mian Tiara juga tampil.
Saat ini film memasuki tahap akhir pascaproduksi. Setelah Indonesia, film dijadwalkan tayang di Malaysia, Singapura, Turki, dan Azerbaijan.
Mandela Pictures menyatakan proyek tersebut menjadi langkah penting perfilman Indonesia. Kolaborasi internasional diharapkan memperluas daya saing industri nasional.
Pemanfaatan teknologi produksi modern juga membuka peluang inovasi baru. Industri film Indonesia dinilai semakin siap bersaing pada tingkat global.
Melalui perpaduan cerita horor dan teknologi mutakhir, Bisikan Desa Gringsing menawarkan pengalaman berbeda. Film tersebut dijadwalkan menghantui bioskop Indonesia mulai 24 September 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....