Anak Mulai Beranjak Dewasa? Tips agar Mereka Lebih Mudah Terbuka kepada Orang Tua

  • 04 Jul 2026 20:10 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Memasuki masa remaja, banyak orang tua mulai merasakan perubahan pada anak yang cenderung lebih tertutup dibandingkan saat masih kecil. Kondisi ini merupakan bagian dari proses perkembangan menuju kemandirian, namun komunikasi yang baik tetap diperlukan agar hubungan antara orang tua dan anak tetap terjaga.

Para psikolog menjelaskan bahwa langkah pertama agar anak lebih terbuka adalah menciptakan suasana yang aman dan bebas dari penilaian. Ketika anak merasa pendapatnya didengarkan tanpa langsung dikritik atau dimarahi, mereka akan lebih percaya diri untuk menceritakan pengalaman, kesulitan, maupun perasaan yang sedang dihadapi.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Adolescence pada 2015 oleh Susan J. Branje dan rekan-rekannya menunjukkan bahwa kualitas komunikasi antara orang tua dan remaja berhubungan erat dengan kesehatan mental, kepercayaan, dan kualitas hubungan keluarga. Penelitian tersebut menemukan bahwa komunikasi yang hangat, penuh dukungan, dan saling menghormati membuat remaja lebih bersedia berbagi informasi kepada orang tua dibandingkan komunikasi yang bersifat menghakimi atau terlalu mengontrol.

Orang tua juga disarankan meluangkan waktu berkualitas bersama anak tanpa gangguan gawai atau pekerjaan. Aktivitas sederhana seperti makan malam bersama, berolahraga, berjalan santai, atau melakukan hobi yang sama sering kali menjadi kesempatan terbaik untuk membangun percakapan yang mengalir secara alami.

Selain mendengarkan, orang tua perlu menghargai privasi anak yang mulai beranjak dewasa. Memberikan ruang bagi mereka untuk mengambil keputusan sesuai usia, sambil tetap memberikan arahan ketika diperlukan, dapat menumbuhkan rasa percaya sehingga anak tidak merasa diawasi secara berlebihan.

Cara orang tua merespons cerita anak juga sangat menentukan. Saat anak menceritakan kesalahan atau masalah yang sedang dihadapi, cobalah untuk mendengarkan hingga selesai, mengajukan pertanyaan dengan tenang, dan membantu mencari solusi bersama daripada langsung memberikan hukuman atau menyalahkan.

Hubungan yang terbuka tidak terbentuk dalam waktu singkat, melainkan melalui komunikasi yang konsisten setiap hari. Dengan membangun kepercayaan, menunjukkan empati, dan menjadi pendengar yang baik, orang tua dapat menciptakan lingkungan keluarga yang membuat anak merasa nyaman untuk berbagi cerita, bahkan ketika mereka telah memasuki masa remaja hingga dewasa.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....