Cara Sederhana yang Berdampak Besar bagi Perkembangan Anak
- 04 Jul 2026 20:13 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Membiasakan anak membaca buku sejak usia dini menjadi salah satu cara efektif untuk mendukung tumbuh kembang mereka secara menyeluruh. Kegiatan sederhana ini tidak hanya memperkaya kosakata, tetapi juga membantu meningkatkan kemampuan berpikir, berkomunikasi, serta membangun kedekatan emosional antara anak dan orang tua.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa anak yang rutin dibacakan buku memiliki perkembangan bahasa yang lebih baik dibandingkan anak yang jarang memperoleh stimulasi membaca. Salah satunya penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics oleh para peneliti dari New York University School of Medicine pada 2019 menemukan bahwa kegiatan membaca bersama sejak bayi berkaitan dengan kemampuan bahasa, literasi awal, serta kesiapan belajar anak ketika memasuki usia sekolah.
Selain meningkatkan kemampuan berbahasa, membaca buku juga berperan dalam perkembangan fungsi kognitif anak. Saat mendengarkan cerita, anak belajar mengenali pola, memahami hubungan sebab akibat, melatih daya ingat, hingga mengembangkan kemampuan memecahkan masalah melalui alur cerita yang mereka ikuti.
Membaca bersama juga memberikan manfaat bagi perkembangan sosial dan emosional anak. Melalui tokoh dan konflik dalam cerita, anak belajar mengenali berbagai emosi seperti senang, sedih, marah, atau takut, sehingga kemampuan berempati dan memahami perasaan orang lain dapat berkembang sejak dini.
Penelitian dari American Academy of Pediatrics (AAP) juga merekomendasikan agar orang tua mulai membacakan buku kepada anak sejak lahir. Organisasi tersebut menilai aktivitas membaca bersama bukan hanya memperkuat kemampuan literasi, tetapi juga mempererat ikatan antara orang tua dan anak melalui interaksi, percakapan, serta kontak emosional yang terjadi selama proses membaca.
Agar anak lebih tertarik membaca, orang tua dapat memilih buku yang sesuai dengan usia dan minat mereka, menggunakan intonasi suara yang ekspresif, serta mengajak anak berdiskusi mengenai isi cerita. Kebiasaan membaca selama 15 hingga 20 menit setiap hari sudah dapat menjadi stimulasi yang konsisten bagi perkembangan kemampuan bahasa dan imajinasi anak.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, buku tetap menjadi media belajar yang memiliki manfaat besar bagi tumbuh kembang anak. Dengan menjadikan membaca sebagai rutinitas keluarga, orang tua tidak hanya membantu meningkatkan kemampuan akademik anak, tetapi juga membangun fondasi karakter, rasa ingin tahu, serta kecintaan terhadap proses belajar sepanjang hayat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....