Hugh Jackman dalam Transformasi Brutal Robin Hood

  • 29 Jun 2026 13:20 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Film The Death of Robin Hood garapan sutradara Michael Sarnoski hadir dengan pendekatan yang jauh berbeda dari adaptasi Robin Hood sebelumnya. Alih-alih sosok pahlawan yang dikenal heroik, film ini menampilkan Robin Hood sebagai pria tua yang hidup penuh kekerasan — dan penampilan fisik Hugh Jackman dirancang untuk mencerminkan kegelapan itu.

Desainer rambut Sean Flanigan mengungkapkan bahwa tujuan utamanya adalah membuat Jackman tidak lagi terlihat seperti dirinya sendiri. "Saya belum pernah melihatnya dengan rambut panjang berwarna perak seperti ini," kata Flanigan. "Begitu semua elemen disatukan — kostum, janggut, dan rambut — Robin Hood pun hadir."

Desainer kostum Lorna Mugan mendapat waktu sekitar delapan minggu untuk merancang pakaian sebelum produksi dimulai. Ia membagi karakter Robin Hood dalam tiga fase. Pada babak pertama, Robin digambarkan sebagai pertapa yang menyatu dengan alam. Kostumnya terdiri dari lapisan kulit binatang — seluruhnya bersumber secara etis, berlabel vintage, atau berbahan imitasi — serta jubah bulu yang beratnya mencapai sekitar 90 kilogram. Semua bahan dipilih sebagaimana yang akan ditemukan atau dicuri oleh seorang pria di era abad pertengahan.

Pada babak kedua, ketika Robin berjalan menuju biara untuk mencari kedamaian, kostumnya berubah mengikuti perjalanan batinnya. "Mereka memberikan linen kepada Robin, membersihkan sebagian tekstur dari kehidupan awalnya — namun jejaknya tetap ada di kostum," ujar Mugan. Ia bahkan menyisipkan simbol-simbol bermakna dalam detail jahitan, yang juga tercermin dalam desain set film.

Tantangan terbesar datang dari kondisi pengambilan gambar. Film ini direkam selama 30 hari di tengah musim dingin Irlandia yang keras, dengan koreografi pertarungan yang ekstensif, adegan api, lumpur, dan hujan tanpa perlindungan. Rambut panjang Jackman kerap kusut karena cuaca dan jubah yang berat. Flanigan mengaku harus hadir di balik kamera pada setiap pengambilan gambar untuk menyisir, mengepang ulang, dan menjaga tampilan rambut tetap konsisten.

Jackman sendiri disebut melakukan hampir seluruh adegan berbahayanya sendiri. Flanigan, yang sudah bekerja bersama Jackman dalam sejumlah proyek termasuk Deadpool & Wolverine, memuji aktor itu sebagai seniman yang kolaboratif. "Dia mempercayai prosesnya bersama tim, dan mengajak kami ikut dalam cara berpikirnya," katanya.

Mugan pun mengungkapkan kekagumannya: "Tidak ada yang ia tolak untuk dilakukan atau dikenakan. Ia lebih kuat dari kebanyakan dari kami yang mengerjakan film ini."

The Death of Robin Hood kini tayang di bioskop melalui distribusi A24. Film ini juga dibintangi Jodie Comer sebagai Suster Brigid, seorang penyembuh yang hidupnya terhubung dengan masa lalu kelam Robin Hood.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....