Api Abadi di Benua Paling Dingin di Bumi

  • 27 Jun 2026 09:28 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Antarktika dikenal sebagai benua paling dingin di Bumi dengan hamparan es yang menutupi hampir seluruh wilayahnya. Namun, di tengah lanskap yang membeku itu berdiri Gunung Erebus, gunung berapi aktif yang menyimpan salah satu danau lava permanen paling langka di dunia.

Gunung Erebus memiliki ketinggian sekitar 3.794 meter dan merupakan gunung berapi aktif paling selatan di planet ini. Keberadaan danau lava yang terus menyala di puncaknya menjadikan Erebus berbeda dari sebagian besar gunung berapi lainnya.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Volcanology and Geothermal Research, danau lava di Gunung Erebus telah bertahan selama beberapa dekade karena pasokan magma yang relatif stabil dari bawah permukaan. Fenomena ini tergolong sangat langka karena hanya sedikit gunung berapi di dunia yang memiliki danau lava permanen.

Meski dikelilingi suhu yang dapat mencapai puluhan derajat di bawah nol, aktivitas vulkanik di Erebus terus berlangsung. Dari kawahnya, magma cair dan gas vulkanik secara berkala muncul ke permukaan tanpa menyebabkan letusan besar secara terus-menerus.

Selain lava, Gunung Erebus juga dikenal menghasilkan cerobong es atau ice fumaroles. Struktur ini terbentuk ketika uap panas dari aktivitas vulkanik membeku saat bersentuhan dengan udara Antarktika yang sangat dingin, membentuk menara-menara es yang unik.

Lingkungan ekstrem di sekitar Erebus menjadi lokasi penting bagi para ilmuwan untuk mempelajari aktivitas gunung berapi dalam kondisi kutub. Penelitian di kawasan ini membantu memahami hubungan antara panas bumi, es, dan dinamika geologi di wilayah paling selatan Bumi.

Karena lokasinya yang terpencil dan cuaca yang sulit diprediksi, hanya sedikit ekspedisi ilmiah yang dapat melakukan penelitian langsung di Gunung Erebus. Sebagian besar pengamatan dilakukan dengan peralatan khusus yang mampu bertahan di lingkungan ekstrem.

Keunikan Gunung Erebus menunjukkan bahwa aktivitas geologi tetap berlangsung bahkan di kawasan yang didominasi lapisan es. Kontras antara lava yang membara dan lingkungan yang membeku menjadikan gunung ini salah satu fenomena alam paling tidak biasa di dunia.

Gunung Erebus membuktikan bahwa Antarktika tidak hanya menyimpan hamparan es yang luas. Di benua paling dingin di Bumi itu, api dari perut bumi terus menyala, menghadirkan perpaduan langka antara panas vulkanik dan dinginnya kawasan kutub.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....