Naga Drone hingga Tongkat Sihir, Universal Terus Berinovasi

  • 07 Jun 2026 22:32 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Taman hiburan Epic Universe milik Universal Studios resmi memasuki tahun pertamanya sejak dibuka pada Mei 2025. Dalam waktu singkat, taman bertema "Lima Dunia Imersif, Satu Taman Hiburan Luar Biasa" ini telah menyumbang sekitar 2 miliar dolar AS bagi perekonomian negara bagian Florida.

Taman ini mengusung lima dunia tematik yang masing-masing dapat diakses melalui portal tersendiri, yakni Dark Universe, How to Train Your Dragon — Isle of Berk, Super Nintendo World, serta Wizarding World of Harry Potter — Ministry of Magic. Setiap dunia dirancang penuh inovasi teknologi tinggi untuk menciptakan pengalaman yang benar-benar imersif bagi pengunjung.

Jeff Polk, Wakil Presiden Eksekutif sekaligus General Manager taman, menjelaskan bahwa konsep imersif lahir dari masukan langsung para pengunjung. "Mereka berulang kali menyampaikan bahwa mereka menginginkan lebih banyak detail imersif. Mereka menyukai hal itu," ujar Polk yang telah bersama perusahaan selama 36 tahun.

Salah satu inovasi paling mencolok hadir di Dark Universe, yang menampilkan 14 figur robotik paling canggih yang pernah dibuat Universal. Pengunjung bisa merasakan sensasi langsung ketika Phantom of the Opera menatap mereka, atau ketika serigala raksasa mengayunkan cakar — lengkap dengan semburan efek "ludah" yang terasa di wajah.

Sementara itu, di dunia How to Train Your Dragon, pengunjung dapat menyentuh naga Toothless dan merasakan tekstur kulitnya yang kasar. Naga-naga robotik lainnya terbang mengelilingi Isle of Berk menggunakan teknologi drone, menciptakan atmosfer yang memukau.

Di Wizarding World of Harry Potter, pengunjung menggunakan tongkat sihir yang dilengkapi teknologi haptic untuk menjalankan misi secara interaktif. Adapun di Super Nintendo World, gelang power-up band memungkinkan pengunjung merasa seolah-olah benar-benar masuk ke dalam video game.

Molly Murphy, Presiden Universal Creative, mengungkapkan bahwa seluruh inovasi ini tak terlepas dari peran kecerdasan buatan (AI). "AI benar-benar mempercepat jalur teknologi kami lebih cepat dari sebelumnya," kata Murphy. Ia menambahkan bahwa Epic Universe telah memperoleh lebih dari 161 paten khusus untuk berbagai teknologi baru yang diterapkan di taman ini.

Inovasi Epic Universe tak berhenti pada wahana dan teknologi. Kuliner pun menjadi bagian dari narasi besar taman ini. Menu ikonik seperti mac and cheese cone dan butterbeer crepe berhasil viral di media sosial. Polk mengungkapkan, setengah juta porsi mac and cheese cone telah terjual, dengan antrean mencapai satu jam hanya untuk membeli camilan tersebut.

Ke depan, Polk menegaskan pihaknya terus mengeksplorasi pengembangan taman secara hati-hati. "Tidak ada keraguan bahwa di masa depan, hal-hal baru akan terus terjadi, baik di Epic Universe maupun di seluruh kawasan Universal Orlando Resort," pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....