Tarot Terasa Relate, Kebetulan atau Efek Psikologis?
- 29 Apr 2026 09:37 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Banyak orang kini menonton tarot reading melalui live TikTok hingga membeli jasa melalui online shop dan merasa isi pembacaannya sangat sesuai dengan kondisi mereka. Meski begitu, tidak sedikit yang tetap merasa ragu apakah hasil tersebut benar mencerminkan diri mereka atau sekadar kebetulan.
Fenomena tarot kembali populer seiring meningkatnya penggunaan media sosial. Layanan pembacaan tarot kini mudah diakses melalui live streaming maupun pesan instan, membuatnya semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Ketertarikan terhadap tarot muncul dari rasa penasaran akan masa depan serta kebutuhan mencari jawaban. Selain itu, tarot juga menjadi bentuk hiburan yang terasa personal karena isi pembacaannya sering dianggap relevan.
Di media sosial seperti TikTok, tarot reading banyak disajikan dalam format singkat dan interaktif. Gaya penyampaian yang langsung dan umum membuat penonton merasa seolah pembacaan tersebut ditujukan khusus untuk mereka.
Fenomena ini dapat dijelaskan melalui konsep Barnum Effect dalam psikologi. Efek ini menggambarkan kecenderungan seseorang merasa deskripsi umum sangat sesuai dengan dirinya, seperti pernyataan tentang sifat overthinking atau kepedulian terhadap orang lain.
Hal tersebut membuat tarot terasa akurat karena manusia cenderung mencari makna yang sesuai dengan pengalaman pribadi. Kalimat yang bersifat umum kemudian diinterpretasikan secara personal sehingga terasa tepat.
Pada akhirnya, tarot berada di antara hiburan dan kepercayaan bagi sebagian orang. Penting untuk tetap berpikir kritis dan memahami bahwa tidak semua yang terasa benar sepenuhnya mencerminkan kondisi nyata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....