Sambal Siwang Jurus Nafsu Makan Bonah Jamilah Berhaji
- 30 Apr 2026 15:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Barang bawaan jemaah calon haji sebagai persiapan selama menjalani ibadah di Tanaj Suci
- Sambel terasi bawang (siwang), makanan khas Betawi yang dapat membuat nafsu makan
Bonah Jamilah senyum tersipu dikursi tunggu jalur cepat (fast track) Makah Roate Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Wanita berkerudung merah jambu ditanya mengenai persiapannya menjalankan ibadah haji di Tanah Suci, Arab Saudi nanti.
Warga Pondok Bambu, Taman Mini, Jakarta Timur tidak sungkan bila dirinya membawa sambal terasi bawang atau yang lebih familiar dikalangan warga Betawi adalah siwang. Sambal itu dikemasnya dalam toples yang diprediksi cukup selama di Tanah Suci.
Bonah Jamilah mengatakan, siwang ini menjadi barang bawaan andalannya selain kentang mustofa. Sebab, menurut wanita 56 tahun itu dengan siwang dirinya lebih nafsu makan dan tidak khawatir kondisi fisiknya menurun.
"Untuk menjaga nafsu makan selama di Tanah Suci sata membawa beberapa bekal khas. Pertama siwang dan juga kentang mustofa," ujar Bonah Jamilah seraya tertawa kecil.
Bonah Jamilah yang masuk dalam rombongan Embarkasi Jakarta-Pondok Gede mengaku dari hasil pemeriksaan kesehatannya, terdiagnosa diabetes dan darah tinggi. "Saya juga membawa obat-obatan pribadi untuk diabetes dan darah tinggi," kata dia.
Ia menceritakan cacatan kesehatannya sebelum berangkat menuju Baitullah. Beberapa dokter yang memeriksakan pada Asrama Haji Pondok Gede menyatakan normal dam aman.
Bonah Jamilah juga melanjutkan soal persiapan bawaan lainnya, mulai dari pakaian, mukena dan kerudung. Ditambah lagi sandal dan payung serta topi untuk perlindungan cuaca. "Saya juga membawa berbagai macam-macam camilan, seperti jenis kacang-kangan dan juga biskuit," ucapnya.
Kemudian Bonah Jamilah bercerita bila dirinya berangkat untuk menunaikan Rukum Islam yang ke-5 bersama anak perempuannya. Karena, suaminya sudah lama meninggalkannya akibat tutup usia.
"Saya guru ngaji, awalnya daftar haji bersama suami, namun suami wafat duluan. Jadi sekarang saya berangkat sama anak saya, anak saya gantikan suami," ujar Bonah Jamilah.
Biaya berhaji Bonah Jamilah berasal dari jerih payahnya selama 13 tahun menabung hasil sebagai guru ngaji. "Sedikit demi sedikit saya menabung, lunayan dari hasil mengajar ngaji," kata Bonah Jamilah seraya memohon pamit dan meminta doa, karena bertepatan untuk menaiki pesawat yang akan membawanya ke Madinah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....