Mengubah Hobi Kreatif Menjadi Peluang Bisnis
- 17 Jul 2026 07:22 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, MADIUN — Hari Keterampilan Pemuda Sedunia (World Youth Skills Day) yang diperingati setiap tanggal 15 Juli menjadi momentum untuk merefleksikan pentingnya pengembangan potensi generasi muda. Tantangan dunia kerja yang kian dinamis menuntut para pemuda tidak hanya bergantung pada jalur akademik formal, melainkan juga adaptif dalam mengasah berbagai keahlian praktis atau multi-talent. Di Madiun, hal ini melahirkan banyak kreator muda yang berhasil mentransformasikan hobi kreatif menjadi bisnis yang menjanjikan secara ekonomi.
Salah satu pemuda berbakat asal Madiun, Almas, membagikan kisahnya mengenai keterampilan yang ditekuni secara konsisten dapat membuka peluang finansial. Berawal dari sekadar membantu teman yang membutuhkan jasa rias, keahlian mahasiswa politeknik negeri madiun ini berkembang hingga mampu mengelola bisnis. Bisnis yang ia kembangkan antara lain Make Up Artist (MUA), menjadi pemandu acara (MC), sekaligus aktif dalam dunia kompetisi kreatif.
"Dengan kebanyakan keterampilan kita bisa banyak potensi untuk menghasilkan cuan. Dapat apresiasi dan pengalaman juga. Jadi menurutku itu sangat diperlukan untuk memiliki keterampilan yang multi talent juga, " kata Almas,
Hal senada diungkapkan oleh Nania Eka Ramadhani, seorang penggiat industri kreatif asal Madiun yang sukses merintis bisnis sewa kostum pribadi dari hobinya di dunia cosplay. Bermula dari kemenangan di sebuah kompetisi, Nania berhasil memutar modalnya untuk membangun usaha secara mandiri.
Baginya, memiliki multi-skill mulai dari menjahit kostum secara detail hingga mendalami karakter adalah kunci agar tetap relevan dan memiliki nilai yang tinggi di tengah perkembangan teknologi digital saat ini.
"Kita sebagai manusia kalau gak punya keterampilan lain itu bakal kalah sama teknologi sama AI ini. Jadinya harus banget itu penting banget nomor satu kalian harus punya keterampilan cerdas dan bisa ngemanfaatin teknologi yang ada di sekitar kalian biar gak semua kegeser sama AI gitu ya, " ujar Nania Eka Ramadhani
Baik almas maupun nania menekankan bahwa mengubah hobi menjadi bidang yang menghasilkan secara ekonomi membutuhkan konsistensi, perencanaan waktu yang matang, serta keberanian untuk memulai tanpa rasa takut akan kegagalan. Dengan modal keterampilan yang adaptif, generasi muda diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi kreatif di masa depan.(KNA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....