Permintaan Tinggi, Begini Peluang Pasar Sepeda di Tanah Air
- 17 Jun 2026 01:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kini tren bersepeda hadir bukan sekadar olahraga, namun sudah menjadi gaya hidup modern, transportasi alternatif, dan simbol kepedulian terhadap lingkungan.
- Meningkatnya fenomena ini turut mendorong penjualan sepeda.
- Asosiasi Industri Persepedaan Indonesia (AIPI) menyebutkan setiap tahunnya permintaan sepeda mencapai 5,5 juta hingga 7 juta unit.
- Sayangnya pabrikan lokal, baru mampu memproduksi sepeda sebanyak 2,5 juta unit per tahun.
RRI.CO.ID, Jakarta - Fenomena gowes alias bersepeda mulai kembali marak di berbagai kota di Indonesia setelah sebelumnya sempat redup selepas pandemi Covid-19. Berbeda dengan sebelumnya, kini tren bersepeda hadir bukan sekadar olahraga, namun sudah menjadi gaya hidup modern, transportasi alternatif, dan simbol kepedulian terhadap lingkungan.
Meningkatnya fenomena ini turut mendorong penjualan sepeda. Salah satu jenis sepeda yang paling populer adalah sepeda lipat lantaran praktis dibawa ke mana-mana.
Terlebih, sepeda jenis ini bisa masuk ke transportasi umum seperti MRT dan KRL. Tak ayal, sepeda lipat banyak dipilih oleh pekerja kantoran dan mahasiswa di kota besar.
Dikutip dari laman Kementerian UMKM pada Selasa 16 Juni 2026, Asosiasi Industri Persepedaan Indonesia (AIPI) menyebutkan setiap tahunnya permintaan sepeda mencapai 5,5 juta hingga 7 juta unit. Sayangnya pabrikan lokal, baru mampu memproduksi sepeda sebanyak 2,5 juta unit per tahun.
Oleh karena itu, produsen lokal perlu didorong untuk bisa memenuhi permintaan pasar. Beberapa caranya adalah dengan menyediakan komponen penting pendukung pembuatan sepeda seperti ban, rantai, dan gear dalam jumlah besar.
Dengan begitu, harga jual sepeda menjadi lebih besar dengan produk impor. Saat ini, kebutuhan pendukung tersebut masih didapat secara impor.
Selain memenuhi permintaan di dalam negeri, sejatinya sepeda asal Indonesia juga banyak dilirik oleh pasar ekspor. Melansir Badan Standardisasi Nasional (BSN), pada tahun 2024 ekspor sepeda Indonesia mencapai Rp1,9 triliun. Pasar sepeda Indonesia diprediksi akan mencapai US$1,1 miliar pada tahun 2027.
Guna mendukung ekspor serta pertumbuhan pasar sepeda Indonesia, diperlukan jaminan mutu bahwa sepeda yang diproduksi berkualitas tinggi dan memenuhi seluruh aspek keselamatan. Untuk itu, BSN telah menetapkan SNI 9232:2023 Sepeda - Persyaratan keselamatan untuk sepeda roda dua - Persyaratan untuk sepeda roda dua perkotaan, 𝘵𝘳𝘦𝘬𝘬𝘪𝘯𝘨, remaja, pegunungan dan balap.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....