Tips Jualan tanpa Harus Banting Harga di Era Digital

  • 16 Mei 2026 20:40 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Dalam dunia fashion, khususnya bisnis hijab, persaingan harga sering kali menjadi tantangan utama bagi para pelaku UMKM. Namun, mempertahankan kualitas produk dan membangun kepercayaan pelanggan justru menjadi kunci agar bisnis dapat bertahan dan berkembang tanpa harus ikut dalam perang harga.

Menurut Nur Amziana - Owner Fashion I'Ms dalam Obrolan Teras UMKM warna-warna yang paling di minati oleh pelanggan, khususnya kalangan ibu-ibu, adalah warna-warna lembut seperti soft pink dan nude. Warna-warna tersebut dianggap memberikan kesan cerah dan elegan saat digunakan.

Selain itu, Ana juga menghadirkan produk terbaru I’Ms dengan desain yang unik dan berbeda dari hijab pada umumnya. Produk ini memiliki ukuran lebar 110 cm dan dirancang khusus untuk kalangan pekerja kantoran, terutama ASN. Keunikan produk terbaru I’Ms terletak pada desain motifnya yang terinspirasi dari logo Korpri.

"Hiijab kantor tidak harus selalu polos dan monoton. Dengan desain khusus tersebut, pengguna tetap dapat tampil rapi, profesional, namun tetap fashionable di lingkungan kerja," ucap Ana, saat berbincang di Pro4 RRI Makassar pada Jumat, 15 Mei 2026.

Ana menjelaskan sejak awal ia telah menentukan target pasarnya, yaitu kalangan menengah ke atas. Hal ini karena ia ingin menghadirkan produk berkualitas dengan kenyamanan terbaik bagi pelanggan.

“Sebagai seorang guru sekaligus produsen hijab, saya sering melihat langsung kebutuhan perempuan pekerja terhadap hijab yang nyaman, mudah diatur, dan tetap terlihat rapi sepanjang hari. Menurut saya, pelanggan yang memahami kualitas akan kembali membeli bukan karena harga murah, melainkan karena kenyamanan produk yang dirasakan," ucap Ana.

Dalam bisnis fashion, kualitas menjadi hal utama yang harus dijaga. Ana percaya bahwa pelanggan akan kembali membeli jika mereka merasa nyaman menggunakan produk tersebut. “Orang membeli bukan hanya karena murah, tetapi karena kualitas yang membuat mereka nyaman,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa ketika seseorang mengatakan produk terlalu mahal, bisa jadi orang tersebut memang bukan target market yang dituju Selain kualitas produk, branding juga memegang peranan penting, Produknya yaitu I’Ms tidak hanya menggunakan kemasan plastik biasa, tetapi menghadirkan packaging yang dapat dimanfaatkan kembali, misalnya sebagai tempat makeup.

“Dengan kemasan yang menarik dan fungsional, pelanggan akan lebih mudah mengingat produk dan brand yang mereka gunakan," kata Ana.

Untuk meyakinkan pelanggan, terutama pembeli online, Ana aktif membuat konten edukasi mengenai bahan, detail jahitan, dan cara penggunaan hijab. Ia juga sering menjelaskan perbedaan antara bahan premium dan bahan standar. Menurutnya, pelanggan yang mencoba langsung biasanya dapat merasakan perbedaannya dari tekstur bahan dan kenyamanan saat dipakai.

“Kepercayaan pelanggan dibangun melalui pelayanan yang baik serta testimoni positif dari pembeli sebelumnya. Testimoni tersebut dibagikan melalui media sosial seperti Instagram dan WhatsApp agar calon pelanggan merasa lebih yakin. Selain itu, pelayanan yang ramah juga menjadi nilai penting, saya percaya bahwa pelanggan tidak hanya tertarik pada produk, tetapi juga pada cara penjual melayani mereka”, tutur Ana.

Saat muncul kompetitor dengan harga lebih murah, Ana memilih untuk tidak ikut menurunkan harga. Ia lebih fokus mempertahankan kualitas produk dan target pasar yang sudah ditentukan sejak awal. Menurutnya, jika bisnis terlalu fokus pada perang harga, maka keuntungan yang didapat justru semakin kecil dan kualitas produk bisa menurun. Dalam dunia fashion yang terus berubah, inovasi menjadi hal wajib. Hijab I’Ms miliknya rutin menghadirkan tema dan warna baru agar pelanggan tetap tertarik dan tidak bosan.

“Jangan hanya asal mengeluarkan produk. Harus ada konsep, tema, dan pembaruan agar pelanggan selalu menantikan produk berikutnya, tetap fokus pada kualitas dan percaya diri dengan produk yang dijual. Jangan pernah membanting harga hanya agar terlihat laku.” katanya.

Menutup perbincangan, Ana mengajak para pelaku UMKM untuk tetap percaya diri dalam menjalankan bisnisnya. “Pertahankan kualitas produk yang kita bangun. Jangan menurunkan standar hanya demi bersaing harga. Karena pada akhirnya, pelanggan akan mencari produk yang benar-benar memberi kenyamanan dan kualitas terbaik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....