IHSG Melemah 0,29 Persen pada Penutupan Sesi I
- 07 Apr 2026 12:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- IHSG ditutup di level pada penutupan sesi I hari Selasa, 7 April 2026.
- Pergerakan IHSG sepanjang sesi I mengikuti kenaikan indeks acuan di bursa Wall Street.
- Sejumlah indeks utama kawasan Asia juga cenderung melemah pada pembukaan hari ini.
RRI.CO.ID, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah memasuki pertengahan perdagangan pada Selasa, 7 April 2026. Sejak pembukaan pagi ini hingga penutupan sesi I, IHSG turun dari angka 7.001,27 ke level 6.969,15 atau 20,26 poin (0,29 persen).
Pergerakan IHSG sepanjang perdagangan sesi I mengikuti indeks acuan di bursa Wall Street yang bergerak naik, ditopang harapan gencatan senjata antara AS dan Iran. Meski dibuka menguat, indeks tersebut masih rawan terkoreksi.
Analisis oleh Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memperkirakan IHSG akan bergerak pada rentang 6.850-6.900 untuk level support. Sedangkan pada level resistansi, IHSG diperkirakan akan bergerak pada rentang 7.020-7.050.
"IHSG dalam jangka pendek secara teknis berpotensi berbalik menguat (rebound) ke level 7.020-7.050. Namun hati-hati, jika belum break di atas 7.050, IHSG kembali rentan koreksi hari ini," ujar Fanny.
Sejumlah indeks utama di kawasan Asia juga bergerak bervariasi cenderung melemah pada pembukaan. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,17 persen, sementara Straits Times Singapura melemah 0,21 persen.
Di sisi lain, Shanghai Composite China masih mencatat penguatan tipis sebesar 0,31 persen. Sementara Hang Seng Hong Kong bergerak stagnan.
Tiongkok dan Taiwan merayakan Festival Qingming, hari libur untuk membersihkan makam. Saat ini, perhatian investor tertuju pada data inflasi dan suku bunga acuan yang akan dirilis pekan ini.
"Filipina dijadwalkan merilis data inflasi Maret disusul Taiwan," kata Fanny. Sedangkan bank sentral Korea Selatan akan mengumumkan keputusan suku pada Jumat, 10 April 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....