Bisnis Fintech Indonesia Kuatkan Sistem Perlindungan Data

  • 31 Mar 2026 19:51 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Seiring perkembangan bisnis serta meningkatnya kebutuhan layanan pembayaran digital yang aman dan terpercaya, PT Bimasakti Multi Sinergi, terus memperkuat tata kelola sistem dan perlindungan data.

Hal ini ditandai dengan perolehan sertifikasi ISO/IEC 27001:2022, standar internasional untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi. Sertifikasi itu diterbitkan lembaga sertifikasi independen global, TÜV Rheinland.

Penyerahan sertifikasi ini dilaksanakan di Jakarta, beberapa waktu lalu. Selain dihadiri VP Regulator and State Authority Bimasakti, Novandy Bambang Pramana, hadir juga AVP Regulator & State Authority Bimasakti, Dimas Bayudira, Direktur Utama TÜV Rheinland Nyoman Susila, serta perwakilan dari AFTECH.

Dalam kesempatan itu, Novandy menyampaikan, penerapan standar keamanan informasi Bimasakti telah dilakukan sejak 2015. Dan pada sertifikasi ISO/IEC 27001:2022 kali ini, ia memperluas ruang lingkup penerapan ke area yang lebih strategis.

”Yaitu meliputi pengembangan sistem, operasional teknologi informasi, serta pemeliharaan layanan sistem pembayaran,” katanya, Selasa, 31 Maret 2026.

Ruang lingkup tersebut mencakup berbagai layanan utama yang disediakan perusahaan. Seperti penatausahaan sumber dana, penyediaan informasi sumber dana, QRIS, layanan payment initiation dan/atau acquiring, serta layanan remitansi.

”Dengan cakupan tersebut, pengelolaan keamanan informasi dapat diterapkan secara lebih komprehensif pada seluruh ekosistem layanan digital Bimasakti,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....