Tak Kebagian Kupon, Warga Pontianak Kecewa Penukaran Uang di BI Kalbar Lama
- 17 Mar 2026 14:11 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Antusiasme masyarakat untuk menukar uang baru menjelang Hari Raya Idulfitri di kantor lama Bank Indonesia (BI) Kalimantan Barat (Kalbar), berujung kekecewaan. Sejumlah warga mengaku tidak mendapatkan kupon penukaran meski telah datang sejak pagi hari pada Selasa, 17 Maret 2026.
Salah satu warga Batu Layang, Aisyah, mengatakan dirinya sudah datang lebih awal untuk mengantre. Namun, setibanya di lokasi, kupon penukaran justru telah habis dibagikan.
“Saya sudah berusaha datang dari jam 7, ternyata tiket itu sudah dibagikan dari jam setengah 7,” ujar Aisyah sambil menunggu di bawah panas terik matahari di depan kantor lama BI Kalbar.
Ia mengaku informasi yang diterima sebelumnya tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Berdasarkan informasi yang beredar di sosial media, penukaran dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB.
“Di informasi di IG itu harusnya dimulai dari jam 9, tapi kok sebelum jam 7 sudah habis? Jadi, kami sangat kecewa,” ucapnya.
Kekecewaan semakin dirasakan karena dirinya sudah menunggu cukup lama tanpa kepastian. Ia berharap ada solusi dari pihak terkait untuk menambah kuota penukaran bagi masyarakat.
“Kami nunggu dari pagi sampai hari ini tidak ada tindak lanjut dari Bank BI, tolong pak buka kloter ketiga,” kata Aisyah dan temannya yang sambil berteriak meminta.
Aisyah menambahkan, sebelumnya ia juga sempat datang sesuai jadwal yang diarahkan. Namun, tetap tidak mendapatkan kupon.
Kondisi ini membuat sejumlah warga merasa dirugikan karena harus pulang tanpa hasil. Situasi tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan baru menjelang Lebaran, sehingga diharapkan adanya evaluasi terkait mekanisme pembagian kupon agar lebih merata.
Berdasarkan informasi yang dihimpun RRI, kuota penukaran pada hari Selasa, 17 Maret 2026, berjumlah 500. Namun, jumlah tersebut belum bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.
Baca juga: Mendekati Lebaran, Pedagang Pontianak Beralih Jual Mukena
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....