Jangan Sampai Habis Sekejap, Ini Rumus Ideal Kelola THR
- 04 Mar 2026 09:14 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID Makassar – Tunjangan Hari Raya (THR) kerap dinantikan menjelang Idulfitri. Namun tanpa perencanaan yang matang, dana tersebut bisa habis dalam waktu singkat. Karena itu, penting untuk segera mengalokasikan THR sejak hari pertama diterima agar penggunaannya lebih terarah dan bermanfaat.
Salah satu langkah awal adalah menyisihkan sekitar 10 hingga 15 persen untuk kewajiban agama, seperti zakat fitrah, zakat mal, fidyah, maupun sedekah. Pos ini menjadi prioritas untuk menyempurnakan ibadah sekaligus berbagi dengan sesama di momen Ramadan dan Lebaran.
Selanjutnya, sekitar 10 hingga 20 persen THR dapat digunakan untuk melunasi atau mencicil utang jangka pendek. Terutama tagihan kartu kredit atau layanan paylater yang berpotensi membengkak jika tidak segera dibayarkan. Dengan mengurangi beban utang, kondisi keuangan pasca-Lebaran akan lebih stabil.
Porsi terbesar, yakni sekitar 40 hingga 50 persen, dapat dialokasikan untuk kebutuhan Lebaran. Anggaran ini mencakup biaya mudik, pembelian hampers, angpao atau salam tempel, kue Lebaran, hingga pakaian baru jika memang diperlukan. Pengaturan yang tepat membantu menghindari pengeluaran berlebihan.
Sementara itu, sisa 10 hingga 20 persen dapat dimanfaatkan untuk tabungan atau investasi. Dana tersebut bisa ditambahkan ke dana darurat atau diinvestasikan melalui instrumen seperti Surat Berharga Negara (SBN) maupun reksa dana guna menjaga kestabilan keuangan setelah hari raya.
Sebagaimana dirujuk dari artikel Media Keuangan oleh Kementria Keuangan, pengelolaan THR yang bijak akan membantu masyarakat merayakan Idulfitri dengan tenang tanpa terbebani masalah keuangan di kemudian hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....