BRI Imbau Nasabah Waspadai Penipuan File APK

  • 16 Mar 2026 16:05 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Menjelang periode libur Lebaran, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan digital bermodus pengiriman file berformat .APK. Peringatan ini disampaikan seiring meningkatnya intensitas komunikasi dan transaksi digital selama musim libur.

Modus penipuan tersebut umumnya diawali pesan WhatsApp dari oknum yang mengaku berasal dari instansi tertentu. Pelaku menggunakan narasi meyakinkan dan menyertakan lampiran file .APK, undangan digital, surat yang mengatasnamakan layanan perpajakan, resi pengiriman paket, atau dokumen lain yang dikemas seolah-olah sebagai informasi penting.

Apabila korban mengunduh dan memasang file tersebut, perangkat dapat terinfeksi program berbahaya (malware) yang berpotensi mencuri data, merusak sistem, hingga mengambil alih kendali perangkat tanpa sepengetahuan pengguna. Aplikasi .APK dari sumber tidak tepercaya juga dapat meminta izin akses tertentu dan dimanfaatkan untuk memantau aktivitas pengguna, termasuk membuka peluang penyalahgunaan akses layanan keuangan yang tersimpan di perangkat.

Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, mengatakan pola kejahatan digital terus berkembang sehingga membutuhkan kewaspadaan bersama.

“Perseroan terus menyempurnakan kapabilitas pengamanan layanan digital agar tetap adaptif terhadap dinamika ancaman. Penguatan pengamanan dilakukan secara berkelanjutan untuk melindungi data serta akses transaksi nasabah. Keamanan dan kenyamanan nasabah menjadi perhatian yang dijalankan secara konsisten,” ujarnya, Senin, 16 Maret 2026.

BRI mengimbau nasabah tidak mengklik, mengunduh, atau menginstal aplikasi dari sumber tidak tepercaya, serta tidak meneruskan pesan, file, maupun tautan mencurigakan kepada pihak lain. Jika menerima pesan bernada mendesak, menawarkan hadiah, meminta pembaruan atau verifikasi data, atau menyertakan lampiran dari nomor tidak dikenal meski mengatasnamakan bank atau layanan penting lainnya, nasabah diminta memastikan kebenaran pengirim sebelum mengambil tindakan.

Pengaktifan fitur keamanan tambahan seperti Two-Factor Authentication (2FA) juga dianjurkan guna meningkatkan perlindungan akses layanan digital.

Apabila terlanjur mengunduh file .APK mencurigakan, nasabah disarankan segera mematikan koneksi data seluler dan Wi-Fi, menghapus aplikasi yang terpasang, serta mengganti username, PIN, dan kata sandi akun BRImo maupun email yang terhubung. Reset setelan pabrik melalui pengaturan perangkat juga dapat dilakukan untuk memastikan perangkat bersih dari potensi kendali pihak tidak dikenal.

Selain itu, nasabah perlu memblokir nomor pengirim dan segera menghubungi Contact BRI 1500017 jika menemukan aktivitas mencurigakan.

“BRI menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyaring informasi, terutama pesan yang disertai file atau tautan dari sumber tidak dikenal. Pengenalan indikasi ancaman sejak awal menjadi langkah penting untuk mencegah akses tidak sah terhadap data nasabah. Kolaborasi antara BRI dan nasabah menjadi fondasi dalam membangun ekosistem digital yang aman dan nyaman,” kata Saladin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....