Kemendag Hadirkan Produk UMKM pada Layanan Kereta Api

  • 24 Feb 2026 22:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta Pusat - Kementerian Perdagangan meluncurkan aneka produk terpilih untuk dipasarkan pada operasional transportasi massal kereta api. Langkah tersebut bertujuan mendorong daya saing produk dalam negeri di hadapan puluhan juta penumpang tahunan.

Sebanyak enam pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pilihan menyediakan berbagai macam camilan bermutu bagi para penumpang. Para pengusaha lokal ini sudah melewati tahap kurasi sangat ketat dari total 50 perusahaan yang mendaftar.

Acara peresmian kerja sama tersebut bertempat di Loko Cafe Stasiun Gambir Jakarta Pusat pada Selasa, 24 Februari 2026. Menteri Perdagangan (Kemendag) Budi Santoso menjelaskan mengenai pentingnya penyediaan produk rakyat pada sarana perkeretaapian milik negara.

"Produk-produk UMKM kita sekarang sudah tersedia di gerbong kereta api. Kita bekerja sama dengan Kereta Api Indonesia bersama dengan Menteri Perhubungan memfasilitasi produk-produk UMKM kita. Kemarin dari 50 perusahaan yang sudah kita kurasi, kemudian enam yang terpilih oleh Kereta Api (Indonesia-red) sehingga enam perusahaan itu, empat produknya disajikan di dalam kereta, kemudian yang dua produk di Loco Cafe," ujar Budi Santoso yang didampingi Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi.

Program penyajian produk rakyat pada 15 rute antarkota ini menargetkan keterangkutan mencapai total 51 juta penumpang tahunan. Budi menekankan pentingnya penggunaan prasarana publik sebagai sarana pemasaran untuk memperkuat identitas merek asli buatan pengusaha daerah.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif besar bagi kemajuan sektor ekonomi mikro nasional. Ia berharap pola kemitraan strategis tersebut dapat segera diadaptasi oleh pengelola operasional transportasi darat lain atau pelabuhan.

"Kami juga berharap nanti produk-produk UMKM dapat juga dipasarkan di moda transportasi lain, baik itu moda transportasi darat yang lain, bus, maupun juga kapal, dan juga di tempat-tempat stasiun, kemudian juga pelabuhan dan bandara. Diharapkan ke depannya akan semakin banyak lagi produk UMKM yang dibina oleh Kementerian Perdagangan maupun Kementerian UMKM bisa semakin banyak dipasarkan di sarana dan prasarana transportasi," kata Dudy Purwagandhi.

Direktur Utama (Dirut) PT Reska Multi Usaha (KAI Services) Krisna Arianto mengapresiasi kolaborasi kuat dari dua kementerian pembina. Pihaknya memberikan ruang sangat luas bagi pengembangan lini bisnis baru demi pemenuhan standar kualitas pangan bagi masyarakat.

"Kalau dari sisi pelanggan, kita bicaranya benefitnya banyak lah ya. Ada yang dari teman-teman UMKM bisa menjual produknya, dari teman-teman pelanggan juga sekarang makin banyak opsinya," ujar Krisna Arianto.

"Kalau misalkan mau beli camilan atau makanan di atas kereta, opsinya makin banyak lagi, terutama supporting dari teman-teman UMKM. Jadi kolaborasi ini saya kira manfaatnya ke semua lah," katanya.

Krisna menjelaskan total enam merek nasional saat ini secara aktif memasok beragam camilan serta aneka bahan makanan. Empat jenis produk dijual secara langsung dalam gerbong, sementara dua lainnya menjadi menu andalan pada kedai kafe stasiun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....