Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban Laka Laut Wermaktian
- 13 Jul 2026 11:35 WIB
- Saumlaki
RRI.CO.ID, Saumlaki - Tim SAR gabungan yang terdiri dari Personel Basarnas Saumlaki, Sat Polair Polres Kepulauan Tanimbar, dan Ditpolairud Polda Maluku berhasil menuntaskan operasi pencarian. Juga, pertolongan (SAR) laut terhadap korban kecelakaan laut (laka laut).
Operasi intensif yang dilakukan oleh Tim SAR gabungan tersebut berlangsung selama 2 (dua) hari, terhitung sejak Rabu, 7 Juli 2026, hingga Kamis, (08/07/26). Kegiatan berlokasi di perairan Kecamatan Wermaktian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Dalam insiden maritim ini, sebelumnya dilaporkan sebanyak 13 orang korban selamat. Namun, operasi ini juga membawa kabar duka . Salah satu korban lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban meninggal dunia teridentifikasi bernama Thomas Kadun (54).
Jenazah korban pertama kali ditemukan di kawasan Boyawan, Pulau Selu, Kecamatan Wermaktian oleh warga setempat bersama pihak Keluarga yang juga turut bergerak aktif. Dalam membantu setiap proses pencarian di lapangan.
Setelah menerima informasi penemuan tersebut, Tim SAR gabungan langsung bertolak menuju Lokasi Kejadian Perkara (TKP) di Pulau Selu dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Basarnas. Setibanya di lokasi, personel gabungan segera mengevakuasi jenazah korban.
Tim SAR gabungan diantaranya Personel Basarnas Saumlaki, Sat Polair Polres Kepulauan Tanimbar, dan Ditpolairud Polda Maluku bersama pihak keluarga kemudian mengantarkan jenazah almarhum kembali ke rumah duka. Di Pulau Seira menggunakan jalur laut.
Kasat Polair Ipda Simon Nusmese mengatakan sinergi antara petugas dan masyarakat setempat menjadi kunci utama kelancaran proses evakuasi di medan laut yang dinamis. Ia juga menyampaikan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya saudara Thomas Kadun.
“Sejak menerima laporan, kami langsung bergerak cepat menyisir area perairan. Berkat kerja sama yang solid antara Basarnas, Polairud, serta bantuan yang sangat besar dari pihak keluarga dan warga Selu, seluruh korban berhasil kami evakuasi,” Ujarnya.
Saat ini kondisi cuaca tidak menentu. Hal itu tentunya menuntut kewaspadaan tinggi.
Berdasar hal itu, Kasat mengimbau seluruh masyarakat khususnya para nelayan dan penyedia jasa transportasi laut. Untuk selalu memeriksa kelaikan kapal.
Mereka juga diminta memantau prakiraan cuaca terkini. Serta memastikan ketersediaan alat keselamatan seperti pelampung sebelum bertolak.
Dengan dievakuasinya seluruh korban selamat maupun korban yang meninggal dunia, Operasi SAR laut gabungan yang dilakukan pada perairan Kecamatan Wermaktian ini akhirnya resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat pun akhirnya kembali ke satuan masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....