Inpex Masela Realisasi Kompensasi Tanam Tumbuh
- 13 Jul 2026 11:36 WIB
- Saumlaki
RRI.CO.ID, Saumlaki - Jelang kegiatan groundbreaking yang diagendakan dalam waktu dekat ini, Inpex Masela akhirnya merealisasikannya pembayaran tanaman melibatkan 23 Kepala Keluarga.
Hubungan eksternal atau Eksternal Relations paga Inpex Masela Hany Tanamal mengatakan, kegiatan ini dimulai dengan identifikasi tanam tumbuh lahan pasca pelepasan kawasan hingga realisasi pembayarannya. Kegiatan ini dinilai langsung Tim Independen dan diawasi Kantor Jasa Penilai Publik (KJJP).
"Proses ini masih berjalan, namun untuk kepentingan Groundbreaking dengan areal seluas 5,5 h yang harus diselesaikan," ujarnya
| Baca juga: Infrastruktur Pelatihan Migas Mulai Dibangun |
Karena itu proses pembayaran telah dilakukan khusus bagi masyarakat yang tanamannya di sekitar awal tersebut. Proses pembayarannya dilakukan melalu rekening penerima manfaat, setelah penandatanganan berita acara dinyatakan rampung.
Inpex Masela, yang selama ini disebut-sebut sebagai pihak pendukung dalam proses penyelesaian pembayaran ganti rugi tanaman. Hal itu dilakukan berdasarkan hasil penilaian yang sudah dilakukan.
Mengklarifikasi rumor seputar pembayaran yang dilakukan saat ini sebagai pembayaran tahap pertama. Tanamal membantah rumor tersebut.
Menurutnya, pembayar hanya dilakukan sekali di areal Groundbreaking. Tahap selanjutnya bakal dilakukan di luar areal tersebut dengan harga yang bervariasi, tergantung pada jenis tanaman yang dibayarkan.
"Kalau di areal yang 5,5h ini dinyatakan sudah selesai. Untuk yang di luar areal prosesnya sementara jalan, namun kita selesaikan dulu yang di kawasan Groundbreaking," ungkapnya.
Menyoal jarak tanaman apakah sudah layak dan sesuai, Tanamal mengatakakan Inpex tak punya kewenangan. Inpex Masela dalam hal ini hnya sebagai pihak pendukung dalam melakukan pembayaran, urusan jarak dan harga yang harus dibayar berdasarkan penilaian tim terpadu.
Soal 5,5 hektar, proses mulai identifikasi dan tahapan lainnya telah dinyatakan rampung. Proses pembayarannya sedang dilakukan dan diharapkan segera final.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....