Infrastruktur Pelatihan Migas Mulai Dibangun
- 02 Jun 2026 07:40 WIB
- Saumlaki
RRI.CO.ID, Saumlaki - Kepulauan Tanimbar secara perlahan mempersiapkan diri. Menjenput industri energi dan migas melalui penguatan serta pengetahuan sumber daya manusia (SDM) lokal.
Salah satunya, menjadikan Tanimbar Industrial Training Center (TITC) sebagai pusat pengembangan tenaga kerja industri yang terintegrasi dengan kebutuhan sektor migas nasional.
Kerja sama antara PT Bangkit Prestasi Insani (BPI) dan Palda Group menjadi bagian penting dari upaya tersebut. Keduanya sedang menyiapkan fasilitas pelatihan, sertifikasi kompetensi, hingga infrastruktur pendukung dalam mempersiapkan tenaga kerja lokal yang siap bersaing di sektor energi.
Direktur Palda Group, Rayx Usmani, menegaskan komitmen perusahaan. Demi menopang pengembangan SDM yang dipusatkan di Tanimbar.
“Palda bakal memenuhi permintaan BPI untuk pengembangan SDM yang seluruhnya dipusatkan di Tanimbar Industrial Training Center,” ujar Rayx Usmani.
Sehubungan dengan itu, Palda Group akan memindahkan berbagai peralatan praktik industri dari workshop perusahaan. Dari Balikpapan ke Saumlaki secara bertahap menggunakan kontainer.
“Kami akan memasukkan peralatan praktik secara bertahap dari workshop kami di Balikpapan ke Surabaya dengan menggunakan kontainer dan diteruskan ke Pelabuhan Laut Kota Saumlaki,” katanya.
Proses pengiriman logistik dan material akan ditangani Maxindo Group sebagai mitra BPI. Dalam pengelolaan distribusi peralatan dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju pelabuhan Saumlaki.
Dalam rancangan pengembangan SDM yang telah disusun bersama. Palda Group dan BPI menargetkan sedikitnya 300 putra-putri Tanimbar mengikuti pelatihan dan sertifikasi kompetensi pada bidang blasting, painting, dan insulation.
Program menyasar lulusan SMA sederajat berusia produktif antara 20 hingga 40 tahu. Mereka diharapkan menjadi tenaga operator pada sektor Engineering, Procurement and Construction (EPC).
“Palda Group dan BPI merencanakan training sertifikasi kompetensi bidang jasa blasting, painting dan insulation sebanyak 300 anak Tanimbar sebagai operator yang dipersiapkan untuk bekerja di bidang EPC konstruksi,” ujarnya.
Langkah ini dinilai sangat strategis. Agar masyarakat lokal memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri yang akan berkembang di kawasan Tanimbar.
Menurutnya, penyiapan SDM lokal menjadi investasi jangka panjang yang akan menentukan keberhasilan daerah . Dalam memanfaatkan peluang ekonomi dari hadirnya proyek-proyek strategis nasional.
“Kami tetap konsisten mendukung program pengembangan SDM Tanimbar yang telah dilakukan oleh BPI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Operator yang disertifikasi itulah yang nantinya mengoperasikan peralatan yang Palda Group tempatkan di Tanimbar untuk mendukung suksesnya Mega Proyek Migas Inpex Blok Masela,” katanya menegaskan.
Palda Group optimis, keterlibatan tenaga kerja lokal yang kompeten. Akan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat dan daerah.
Selain pelatihan SDM, Palda Group bersama BPI dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar juga tengah menyiapkan agenda site visit pada Juni 2026. Guna meninjau lokasi pembangunan fasilitas pergudangan (warehouse).
Fasilitas ini nantinya akan menjadi pusat penyimpanan peralatan dan logistik yang mendukung aktivitas industri di Tanimbar.
Di tempat terpisah, direktur PT Bangkit Prestasi Insani (BPI), Franky Noya, mengungkapkan koordinasi dengan Palda Group. Juga mencakup rencana pemindahan sekitar 100.000 unit peralatan scaffolding dari Sorong, Balikpapan, dan Balongan, Cirebon.
Peralatan tersebut akan dikirim secara bertahap ke Tanimbar. Dengan tetap merujuk pada perkembangan jadwal dan kebutuhan proyek industri di masa mendatang.
Menurutnya, langkah ini sebagai bentuk komitmen bersama untuk memastikan masyarakat Tanimbar tidak hanya menjadi penonton. Tetapi juga menjadi bagian utama rantai industri yang akan tumbuh di daerahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....