Kominfo Ajak Warga Bijak Bermedia Digital

  • 02 Jul 2026 12:22 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID,Merauke : Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostaper) Provinsi Papua Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transformasi digital melalui pemerataan konektivitas internet, penguatan layanan digital, serta peningkatan literasi masyarakat dalam memanfaatkan teknologi informasi secara bijaksana.

Rahmat Arifianto Rahanar, Kepala Bidang Aplikasi Informatika Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Papua Selatan, mengatakan peran Diskominfostaper dalam pengembangan aplikasi SIRIOS terbatas pada aspek teknis, seperti penyediaan server, jaringan, dan infrastruktur pendukung. Sementara itu, penentuan parameter maupun klasifikasi Orang Asli Papua (OAP) menjadi kewenangan Badan Perencanaan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) sebagai leading sector.

Rahmat menjelaskan, saat ini masyarakat yang membutuhkan informasi maupun bantuan teknis terkait layanan digital dapat langsung mengunjungi kantor Diskominfostaper Papua Selatan. Meskipun belum tersedia layanan pusat panggilan (call center), pemerintah terus berupaya memberikan pelayanan yang cepat dan responsif melalui komunikasi langsung dengan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Rahmat menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperluas akses internet di wilayah yang belum terjangkau layanan telekomunikasi. Program tersebut dilaksanakan secara bertahap dengan tetap memperhatikan pembagian kewenangan antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan instansi terkait.

"Kami berupaya semaksimal mungkin menghubungkan titik-titik yang hingga saat ini belum memiliki konektivitas internet, tentu dengan tetap menjalankan tugas sesuai kewenangan yang dimiliki pemerintah provinsi."ujar Rahmat. Saat dialog di RRI Merauke. Kamis 2 Juli 2026.

Selain membangun infrastruktur digital, Diskominfostaper juga membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak yang membutuhkan dukungan konektivitas jaringan untuk penyelenggaraan kegiatan masyarakat maupun pemerintahan.

Rahmat mengatakan dukungan tersebut juga diberikan kepada satuan pendidikan maupun instansi yang memerlukan akses internet saat pelaksanaan kegiatan berbasis digital, seperti pembelajaran, asistensi, maupun ujian daring.

Menutup dialog, Rahmat mengajak masyarakat Papua Selatan untuk memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab. Menurutnya, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan peningkatan literasi digital agar masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar.

Ia berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat mempercepat terwujudnya transformasi digital di Papua Selatan, sekaligus membangun ekosistem digital yang aman, inklusif, dan mampu mendukung pelayanan publik yang semakin modern.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....