DPRK Boven Digoel Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Rusak di Kota Tanah Merah

  • 25 Jun 2026 18:50 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel– Ketua Komisi C DPRK Boven Digoel, Bernolfus Tingge, meminta Pemerintah Kabupaten Boven Digoel melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera merealisasikan program pemeliharaan dan perbaikan sejumlah ruas jalan rusak di Kota Tanah Merah yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Menurut Bernolfus, kerusakan jalan terjadi di berbagai titik strategis dalam kota, mulai dari akses menuju bandara, pelabuhan, kawasan gereja, hingga ruas Jalan Ambonggo. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut mobilitas dan aktivitas masyarakat sehari-hari.

"Secara kelembagaan, Komisi C DPRK Boven Digoel sudah memanggil dinas terkait, dalam hal ini Dinas PU, untuk membahas dan mencari solusi terhadap kerusakan jalan yang terjadi di dalam Kota Tanah Merah," ujarnya, selasa 22 Juni 2026.

Bernolfus menjelaskan, upaya perbaikan jalan sebenarnya telah masuk dalam program pemerintah daerah. Namun pelaksanaannya mengalami kendala akibat kebijakan refocusing anggaran yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, sehingga sejumlah program pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur belum dapat berjalan maksimal.

Meski demikian, DPRK melalui Komisi C terus mendorong Dinas PUPR agar memanfaatkan anggaran yang tersedia, khususnya untuk pemeliharaan jalan dalam kota, sehingga kondisi ruas jalan yang rusak dapat segera ditangani.

"Kami berharap program pemeliharaan jalan yang sudah dianggarkan bisa segera dilaksanakan sesuai kondisi jalan yang ada saat ini," katanya.

Ia mengakui sebagian besar jalan yang mengalami kerusakan sebenarnya sudah membutuhkan perbaikan sejak periode pemerintahan sebelumnya. Namun hingga kini penanganannya belum terlaksana secara optimal dan masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah saat ini.

Selain mendorong penggunaan anggaran daerah, Komisi C DPRK Boven Digoel juga telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak untuk mencari sumber pendanaan alternatif guna mendukung pembangunan infrastruktur jalan.

Bernolfus mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjajaki komunikasi dengan Kementerian PUPR di Jakarta guna memperoleh dukungan pendanaan dari pemerintah pusat. Meski demikian, proses tersebut masih dalam tahap penjajakan dan belum ada kepastian terkait realisasi bantuan yang dimaksud.

"Kami secara inisiatif sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari sumber dana lain, termasuk ke Kementerian PUPR di Jakarta. Ada beberapa respons positif, tetapi sampai saat ini masih dalam tahap penjajakan dan belum bisa dipastikan," jelasnya.

Untuk itu, ia berharap pelaksanaan Anggaran Induk Tahun 2026 dapat segera dimanfaatkan untuk mempercepat pekerjaan pemeliharaan maupun perbaikan ruas-ruas jalan yang rusak di Kota Tanah Merah.

"Kami berharap melalui pelaksanaan anggaran tahun ini, pekerjaan-pekerjaan pemeliharaan jalan dapat segera dilakukan agar masyarakat dapat menikmati infrastruktur yang lebih baik dan aman," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....