Kendala Geografis Tantangan bagi Petugas Sensus Ekonomi di Boven Digoel

  • 22 Jul 2026 09:22 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel – Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Boven Digoel masih menghadapi tantangan dalam menjangkau wilayah-wilayah terpencil. Kondisi arus sungai yang mengering di kawasan Digul Atas menyebabkan petugas Badan Pusat Statistik (BPS) kesulitan mencapai sejumlah kampung yang hanya dapat diakses melalui jalur sungai.

Kepala BPS Kabupaten Boven Digoel, Novita Damayanti, mengatakan hambatan geografis menjadi salah satu kendala utama dalam pelaksanaan pendataan di lapangan. Menurutnya, hingga saat ini masih ada wilayah yang belum dapat dijangkau karena perahu yang biasa digunakan petugas tidak dapat melintas akibat debit air sungai yang menurun.

"Petugas menyampaikan bahwa beberapa wilayah di Digul Atas belum bisa dijangkau karena arus sungainya kering. Otomatis perahu tidak bisa sampai ke lokasi, sehingga mereka harus mencari jalur alternatif dengan memutar, yang tentunya membutuhkan waktu lebih lama," ujar Novita.rabu 15 Juli 2026.

Ia menjelaskan, BPS telah menginstruksikan petugas lapangan untuk tetap melanjutkan pendataan dengan memanfaatkan akses lain yang memungkinkan, meskipun perjalanan menjadi lebih panjang dan membutuhkan tenaga serta waktu tambahan.

Meski dihadapkan pada kendala akses, Novita memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 tetap berjalan sesuai rencana. BPS optimistis seluruh proses pendataan dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.

"Kami pastikan, insya Allah pendataan bisa selesai sampai 31 Agustus nanti sesuai jadwal yang telah ditentukan," katanya.

BPS Kabupaten Boven Digoel terus berupaya memastikan seluruh wilayah, termasuk daerah-daerah terpencil, tetap terdata dalam Sensus Ekonomi 2026. Pendataan yang menyeluruh dinilai penting untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan dan perencanaan program pemerintah di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....