Mencicipi Laksa Tangerang, Kuliner Peranakan Yang Gurih dan Hangat

  • 27 Jan 2025 14:31 WIB
  •  Voice of Indonesia

KBRN, Jakarta: Jika mendengar kata Laksa, nama daerah mana yang muncul pertama kali di pikiran anda? Apakah Penang, Bogor atau Jakarta?

Kuliner khas peranakan Tionghoa dan Melayu ini memang tersebar di banyak wilayah. Dan setiap wilayah memiliki ciri khasnya masing-masing.

Namun dari banyaknya nama daerah yang lekat dengan kuliner Laksa, ada satu daerah yang sering terlupakan padahal memiliki Laksa yang khas. Adalah wilayah Tangerang, rumah bagi etnis Tionghoa yang lebih dikenal dengan Cina Benteng yang masih kental dengan berbagai adat budayanya.

Melihat dari sejarahnya dilansir dari laman Indonesia.go.id, kuliner Laksa Tangerang sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Dulunya, laksa dijajakan oleh pedangan keliling. Namun seiring berjalannya waktu, kini banyak kedai-kedai laksa yang bermunculan.

Salah satu kedai laksa yang legendaris di Tangerang adalah Laksa Cik Ikim. Saat tim Voice of Indonesia berkesempatan untuk mencoba laksa ini, kami dikejutkan dengan penuhnya kedai laksa ini padahal sudah lewat dari jam makan siang.

Semangkuk laksa dengan isian ketupat dan bihun disiram dengan kuah kuning yang kental dan berempah. Kemudian diberi taburan suwiran ayam, telur rebus, bawang goreng, daun kemangi dan emping.

Kuah kuningnya yang kental ternyata juga diberi campuran ebi sehingga membuat rasa kuahnya jadi lebih kaya. Gurih, creamy dan sedikit manis ditambah dengan segarnya aroma daun kemangi dan sedikit pahit dari emping, membuat rasa yang kompleks memanjakan lidah anda.

Semangkuk Laksa Tangerang dijual dengan harga yang cukup ekonomis, sekitar 20 ribu rupiah per porsinya. Tertarik untuk mencoba?

News Recomendation

Latest News

Loading latest news.....