Kemendag Targetkan Ekspor 2025 Tumbuh 7,1%, Libatkan UMKM
- 22 Jan 2025 03:53 WIB
- Voice of Indonesia
KBRN, Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan pertumbuhan ekspor tahun 2025 sebesar 7,1%. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI, Fajarini Puntodewi.
Dalam acara "UMKM Indonesia Goes to Europe di Institut Francais Indonesia, Jakarta, Selasa (21/1/2025), Fajarini menjelaskan target tersebut. Ia menyebut, perhitungan itu telah disesuaikan dengan target pertumbuhan ekonomi Indonesia dari Presiden Prabowo Subianto sebesar 8 persen.
"Dengan target sebesar 8%, kami di Kementerian Perdagangan juga mencoba melakukan perhitungan, berapa sih target pertumbuhan perdagangan ekspor yang harus kita lakukan, tentunya untuk mendukung pertumbuhan daripada ekonomi Indonesia. Jadi, pada tahun ini, Kementerian Perdagangan itu menargetkan untuk pertumbuhan ekspor itu sebesar 7,1%. Nah, itu nanti bertahap selama 5 tahun," katanya.
Fajarina menuturkan pula, Kemendag RI saat ini memiliki tiga program utama. Dua di antaranya ialah pengamanan pasar dalam negeri dan perluasan pasar ekspor. Ia menjelaskan, pasar ekspor akan diperluas melalui perundingan perjanjian dagang.
"Jadi bagaimana kita melakukan ekspansi pasar ekspor kita dengan melakukan perundingan perdagangan, karena dengan adanya perundingan perdagangan itu tarif produk Indonesia itu bisa dihilangkan, sehingga kita memiliki daya saing," ujarnya.
Program lainnya adalah mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk tembus ke pasar ekspor. Program ini dikemas dengan nama "UMKM Bisa Ekspor". Dalam program itu, Kemendag RI akan menjadi koordinator untuk kegiatan ekspor UMKM.
Langkah yang akan dilakukan ialah mengembangkan produk ekspor, pengembangan kapasitas bagi eksportir, serta memperluas akses menuju pasar ekspor. Selain itu, Kemendag RI telah mendata 173 pameran perdagangan dalam setahun, yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM mengenalkan produknya.
"Untuk pameran internasional sendiri sudah terdaftar sekitar 173 pameran baik itu di luar negeri maupun tujuh di dalam negeri yang sifatnya internasional. Nah, kemudian yang kita hands on (tangani) langsung, memfasilitasi business matching (pencocokan bisnis)," katanya.
News Recomendation
Loading latest news.....