Studi Kemendag-OECD: Sektor Jasa Pendorong Utama Ekonomi Indonesia
- 25 Okt 2024 00:29 WIB
- Voice of Indonesia
KBRN, Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI menyosialisasikan hasil studi mendalam mengenai perdagangan jasa di Indonesia. Hasilnya menunjukkan, sektor jasa, termasuk telekomunikasi, transportasi, dan keuangan, akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Sosialisasi disampaikan dalam seminar “Services Trade in Indonesia: Exploring Patterns, Policies, and Reform Scenarios”. Seminar tersebut digelar di kantor Kementerian Perdagangan RI, Jakarta, Kamis, (24/10/2024).
Penelitian tersebut merupakan kerja sama Kementerian Perdagangan RI dengan Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD). Studi tersebut merupakan bagian dari kerja sama Indonesia dengan OECD di bawah skema Program Kerja Bersama OECD-Indonesia 2022-2025.
Studi ini bertujuan mengidentifikasi potensi, tantangan, dan peluang sektor jasa Indonesia dalam meningkatkan daya saing di pasar global. Selain itu, studi ini juga memberikan rekomendasi kebijakan yang konkret untuk memperkuat daya saing sektor jasa di Indonesia. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag RI, Djatmiko Bris Witjaksono dalam sambutan pembukaan seminar.
"Saya menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya pada OECD dan Sekretariat OECD, khususnya Divisi Perdagangan Jasa dalam Direktorat Perdagangan dan Pertanian. Rekomendasi dalam studi OECD ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi Indonesia dalam melaksanakan reformasi untuk memperkuat fondasi dan meningkatkan kapasitas sektor jasa dalam bersaing dan berkembang di pasar global," kata Djatmiko, dilansir laman Kemendag RI.
Analis Perdagangan OECD, Matteo Fiorini dan Janos Farencsz menyampaikan, sektor jasa akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dalam presentasinya, mereka juga menekankan pentingnya percepatan reformasi dan liberalisasi di sektor-sektor ini. Tujuannya mendorong investasi, meningkatkan produktivitas, serta memanfaatkan momentum pertumbuhan perdagangan digital melalui kebijakan dan regulasi yang mendukung.
Sementara, Direktur Perundingan Perdagangan Jasa Kemendag RI, Mochamad Rizalu Akbar menyampaikan harapannya di akhir seminar. Ia berharap temuan dan rekomendasi dalam studi ini menjadi rujukan tambahan bagi pengembangan sektor perdagangan jasa di Indonesia.
"Hasil studi dan pembahasan para narasumber telah memperkaya pemahaman kami tentang peluang dan tantangan yang kita hadapi dalam sektor jasa dan perdagangan. Hal ini akan menjadi referensi yang berharga bagi pengembangan kebijakan sektor perdagangan jasa di Indonesia," kata Rizalu.
Selain presentasi hasil studi, seminar ini juga menghadirkan narasumber dari sektor yang terkait dengan temuan studi. Terdapat perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI dan Kementerian Perhubungan RI. Juga hadir narasumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital RI dan Indonesia Services Dialogue (ISD).
News Recomendation
Loading latest news.....