Sebanyak 15 Dalang Bocah Adu Kemampuan Melalui Lomba Dalang Cilik Klaten 2026
- 15 Jul 2026 22:51 WIB
- Surakarta
RRI CO ID, Klaten - Dinas Kebudayaan Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Klaten sukses menggelar Lomba Dalang Cilik tahun 2026. Lomba Dalang Cilik yang bekerjasama dengan Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Klaten tersebut berlangsung di komplek Monumen Juang 45 Klaten dengan diikuti belasan dalang cilik dari berbagai wilayah di Kabupaten Klaten.
Ketua Panitia Ki Hary Sembung menjelaskan lomba yang berlangsung sehari tersebut diikuti 15 peserta. Mereka terbagi menjadi dua katagori yakni umur 8 sampai 12 tahun dan 13 sampai 15 tahun. Para peserta juga diberikan waktu untuk mendalang 35 menit. Sedangkan untuk cerita diberikan kebebasan.
"Kalau cerita kita bebaskan, cuma pakeliran padat kita batasi waktu 35 menit karena lomba jadi ada aturannya. Ini khusus se Kabupaten Klaten," kata Hery Sembung, Rabu 15 Juli 2026.
Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia Kabupaten Klaten ini juga mengatakan untuk peserta hanya dibatasi 15 orang. Terhadap para juara akan diikutsertakan dalam kegiatan yang sama untuk tingkat Propinsi Jawa Tengah.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam sambutan tertulisnya dibacakan Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Klaten Purwanto mengatakan lomba dalang cilik ini merupakan rangkaian Hari Jadi ke 222 Kabupaten Klaten dan juga Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran panitia dan juga Persatuan Pedalangan Indonesia Klaten atas terselenggaranya lomba dalang cilik itu. Kegiatan itu merupakan bentuk nyata dari komitmen melestarikan seni budaya khususnya wayang kulit ditengah arus globalisasi.
"Kegiatan ini adalah bentuk nyata dari komitmen kita bersama untuk merawat seni budaya daerah agar tetap kokoh ditengah arus globalisasi. Saya merasa bangga dan bersyukur lomba dalang anak 2026 diikuti 15 peserta. Luar biasa," katanya.
Kegiatan lomba dalang cilik tersebut merupakan bukti api cinta terhadap seni pedalangan masih banyak dicintai oleh generasi muda. Pentas dalang cilik tersebut merupakan wadah pembinaan regenerasi sekaligus pengembangan kemampuan terutama dalang muda yang potensial.
Tri Setyo dalang cilik asal Pedan mengaku gembira dapat ikut serta dalam lomba dalang cilik tahun 2026. Pada kesempatan itu ia membawa cerita Anoman Duto dengan persiapan kurang satu bulan. "Saya suka melihat wayang akhirnya suka. Cita-cita jadi dokter," katanya.
Gelaran lomba dalang cilik yang berlangsung di Pendopo Komplek Monumen Juang 45 tersebut mendapat respon dari masyarakat untuk melihat ketrampilan dalang cilik. Adam Sutanto
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....