Komunitas Dayasmita Lestarikan Budaya Lewat Pentas Seni
- 15 Jul 2026 11:25 WIB
- Banten
RRI..CO.ID, Serang - Komunitas Dayasmita memanfaatkan pentas seni sebagai media pelestarian budaya sekaligus sarana edukasi bagi anak-anak di Desa Pekijing, Kabupaten Serang. Melalui kegiatan yang akan digelar pada 31 Juli 2026 mendatang, komunitas bentukan mahasiswa Universitas Bina Bangsa ini mengajak anak-anak hingga ibu-ibu desa mempelajari dan menampilkan beragam tarian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.
Founder Komunitas Dayasmita, Talitha mengatakan, pentas seni bukan sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk mengenal keberagaman budaya Nusantara. Menjelang pelaksanaan acara, peserta yang terdiri atas anak-anak dan ibu-ibu telah mengikuti latihan tari secara rutin.
"Kalau yang kita bawa itu budaya. Kita ngajarin anak-anak dari Desa Pekijing tarian-tarian bukan cuma dari Banten, tapi juga ada tari dari Palembang, tari Tortor, dan banyak tarian yang asalnya bukan cuma dari Banten," ujarnya kepada RRI, Senin, 13 Juli 2026.
Menurut Talitha, antusiasme peserta terlihat sejak proses latihan dimulai. Bahkan, pengelola desa menyebut masyarakat Pekijing sudah terbiasa mengikuti kegiatan seni sehingga proses pendampingan berjalan lebih mudah. Nantinya, seluruh hasil latihan akan ditampilkan dalam pentas seni sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat belajar masyarakat sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia.
Sementara itu, Co-Founder Komunitas Dayasmita, Fara, berharap pengetahuan yang diberikan selama kegiatan tidak berhenti pada peserta yang mengikuti pelatihan. Ia ingin anak-anak dapat membagikan pengalaman dan ilmu yang diperoleh kepada teman-teman mereka di sekolah sehingga manfaat kegiatan dapat menjangkau lebih banyak orang.
"Aku berharap ilmu yang kita kasih itu enggak cuma sampai di anak-anak itu aja, tapi juga ke teman-teman sekolahnya. Jadi mereka bisa cerita kalau sudah dapat ilmu dari kakak-kakak yang datang ke desa mereka," katanya.
Selain menjadi sarana pelestarian budaya, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang diusung Dayasmita. Melalui pendekatan seni dan pendidikan, Talitha dan Fara berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya Indonesia sekaligus memperluas dampak positif komunitas di tengah masyarakat. Setelah kegiatan di Desa Pekijing selesai, Dayasmita berencana melanjutkan program pengabdian melalui berbagai kegiatan sosial di daerah lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....