Ciri-ciri Orang yang Mudah Iri pada Orang Lain, Perhatikan Sikapnya

  • 13 Jul 2026 20:06 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Tidak semua orang menunjukkan rasa iri secara langsung melalui ucapan atau tindakan yang mudah terlihat. Beberapa orang justru menyembunyikannya dengan sikap yang tampak biasa saja, tetapi perlahan dapat memengaruhi hubungan.

Lantas, bagaimana ciri-ciri orang yang diam-diam mudah iri pada orang lain?

Perasaan iri sebenarnya merupakan emosi yang dapat muncul pada siapa saja, terutama ketika melihat pencapaian atau kehidupan orang lain yang terlihat lebih baik.

Namun, jika tidak dikelola dengan baik, rasa iri bisa berubah menjadi perilaku negatif seperti membandingkan diri, menjatuhkan, hingga sulit ikut bahagia atas keberhasilan orang lain.

Ciri-ciri orang yang diam-diam mudah iri pada orang lain

Mengenali tanda-tandanya bukan bertujuan untuk menilai seseorang secara sepihak, melainkan membantu memahami dinamika hubungan yang sedang terjadi.

Dikutip dari Your Tango, berikut ciri-ciri orang yang diam-diam mudah iri pada orang lain.

1. Sering meniru kebiasaan atau pilihan orang lain

Salah satu tanda seseorang menyimpan rasa iri adalah sering meniru hal yang dilakukan orang lain secara berlebihan. Misalnya, mengikuti gaya berpakaian, keputusan hidup, barang yang dibeli, hingga pencapaian yang sedang dikejar.

Pada dasarnya, terinspirasi dari orang lain bukanlah hal yang salah. Namun, jika seseorang terus menjadikan kehidupan orang lain sebagai pembanding dan ingin memiliki semua hal yang sama, ini bisa menjadi tanda adanya rasa tidak puas terhadap dirinya sendiri.

2. Selalu berusaha mengungguli pencapaian orang lain

Orang yang diam-diam merasa iri biasanya sulit melihat orang lain berada satu langkah lebih maju. Mereka cenderung ingin menunjukkan bahwa dirinya juga mampu mendapatkan sesuatu yang sama atau bahkan lebih baik.

Sebagai contoh, ketika seseorang mendapatkan pencapaian baru, mereka langsung merasa perlu membuktikan pencapaiannya sendiri. Sikap ini biasanya muncul karena adanya dorongan untuk terus membandingkan diri dengan keberhasilan orang lain.

3. Membicarakan keburukan di belakang

Sering membicarakan kekurangan orang lain saat orang tersebut tidak ada juga jadi salah satu ciri. Hal ini dapat terjadi karena rasa iri membuat seseorang berusaha mencari sisi negatif dari kehidupan orang yang dianggap lebih berhasil.

Dengan membicarakan kelemahan orang lain, mereka mungkin merasa lebih baik atau lebih unggul. Padahal, kebiasaan ini justru bisa merusak hubungan dan menunjukkan adanya perasaan tidak nyaman terhadap pencapaian orang lain.

4. Sulit ikut bahagia dengan keberhasilan orang lain

Ketika seseorang mendapatkan kabar baik, teman atau orang terdekat biasanya akan memberikan dukungan dan apresiasi. Namun, orang yang menyimpan rasa iri sering kali memberikan respons yang berbeda.

Mereka mungkin terlihat tidak tertarik, mengalihkan pembicaraan, atau memberikan pujian yang terasa tidak tulus. Hal ini dapat terjadi karena keberhasilan orang lain justru mengingatkan mereka pada hal-hal yang belum berhasil dicapai.

5. Memberikan kritik yang berlebihan

Memberikan masukan merupakan hal yang wajar dalam hubungan. Akan tetapi, kritik yang terus-menerus dan bertujuan menjatuhkan bisa menjadi tanda adanya rasa iri yang tersembunyi.

Orang yang merasa iri terkadang mencari kekurangan orang lain agar dirinya merasa lebih baik. Mereka mungkin menilai pilihan, keputusan, atau pencapaian seseorang bukan karena benar-benar peduli, tetapi karena merasa tidak nyaman melihat keberhasilan tersebut.

6. Mulai menjauh ketika orang lain sedang berhasil

Beberapa orang yang menyimpan rasa iri mungkin memilih menjaga jarak ketika melihat seseorang sedang berada dalam fase terbaik hidupnya. Pasalnya, keberhasilan tersebut membuat mereka semakin membandingkan keadaan dirinya sendiri.

Mereka bisa berhenti memberikan dukungan, jarang berkomunikasi, atau tidak lagi hadir seperti sebelumnya.

Padahal, hubungan yang sehat seharusnya tetap memiliki dukungan, baik saat seseorang sedang menghadapi kesulitan maupun meraih keberhasilan.

7. Tidak melibatkan orang lain seperti biasanya

Tanda lainnya adalah mulai mengecualikan seseorang dari kegiatan atau lingkungan tertentu tanpa alasan yang jelas. Misalnya, tidak mengajak dalam sebuah acara atau membuat jarak dalam hubungan sosial.

Sikap ini terkadang muncul sebagai bentuk respons terhadap rasa iri yang tidak tersampaikan. Mereka mungkin merasa terganggu dengan pencapaian orang lain sehingga memilih menjauhkan diri.

Itulah beberapa ciri-ciri orang yang diam-diam mudah iri pada orang lain yang dapat terlihat dari perilaku sehari-hari.

Meski begitu, penting untuk tidak langsung menyimpulkan sifat seseorang hanya dari satu tindakan saja. Perhatikan pola perilaku secara keseluruhan agar dapat memahami situasi dengan lebih objektif dan menjaga hubungan tetap sehat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....