Pernah Ditangkap Belanda, Nyi Ageng Serang Lepaskan Diri

  • 26 Apr 2026 09:45 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID - Semarang: Lantaran kegigihannya dalam perlawanan, Nyi Ageng Serang penah ditangkap dan ditahan oleh pihak penjajah kolonial Belanda. Namun Nyi Ageng Serang dibebaskan secara damai bertepatan dengan upacara Penobatan Sri Sultan Hamengku Buwono II sebagai sultan Yogyakarta.

Setelah pembebasannya, Nyi Ageng Serang kembali meneruskan perlawanan. Sebagai pejuang yang cerdik dan pandai mengatur strategi, Nyi Ageng Serang tidak tergesa-gesa melakukan perlawanan.

Beliau masih menunggu kapan saat yang tepat dan apa yang harus dilakukan. Selama masa menunggu waktu dan momentum untuk menyerang, Nyi Ageng Serang pamit dari Yogyakarta untuk kembali ke Serang.

Selama masa penantiannya beliau melakukan riyadhoh melalui berbagai amalan tasawuf untuk memperkuat kepekaan batinnya. Setelah menunggu momentum yang tepat Nyi Ageng Serang bersama pasukannya pun melakukan gerilya dengan cerdik.

Strategi yang digagas Nyi Ageng adalah kamuflase daun lumbu. Strategi ini ia dapatkan dari riyadhoh-nya bersama para pasukan sebelum melakukan perang menghasilkan kamuflase yang sempurna.

Konon ceritanya, pasukan Nyi Ageng Serang tidak bisa terlihat oleh musuh dan tidak mendapati kekalahan. Kemudian ketika perang telah usai Nyi Ageng Serang kembali melakukan riyadhoh untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Sisa hidup Nyi Ageng Serang hampir seluruhnya digunakan untuk mendekatkan diri pada Allah. Memohonkan ampun untuk arwah para pejuang pahlawan kemerdekaan yang telah mendahuluinya. Serta memohon keselamatan, kesejahteraan bagi para pahlawan yang masih terus berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Sumber: Buku “Nyi Ageng Serang” karya Dra. Putu Lasminah SS (2007)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....