Korban Hilang KM Nurul Salsa Bertambah, Pencarian Masih Nihil

  • 18 Jul 2026 10:01 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Selayar - Memasuki hari ketiga operasi pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Tim SAR Gabungan masih belum menemukan korban yang dinyatakan hilang hingga Jumat, 17 Juli 2026.

Kepala Basarnas Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan jumlah penumpang kapal yang sebelumnya tercatat sebanyak 74 orang kini bertambah menjadi 78 orang setelah dilakukan verifikasi ulang bersama keluarga korban dan instansi terkait di posko.

Menurutnya, penambahan data tersebut terjadi karena tiga korban selamat belum sempat melapor ke posko pada hari pertama evakuasi. Selain itu, satu orang lainnya baru dilaporkan oleh pihak keluarga sebagai penumpang kapal dan hingga kini masih dalam pencarian.

"Data korban bertambah dari 74 menjadi 78 orang. Tiga korban selamat belum sempat terdata pada hari pertama, sementara satu orang baru dilaporkan keluarganya ikut dalam pelayaran dan saat ini masih dinyatakan hilang. Dengan demikian jumlah korban yang masih dalam pencarian bertambah menjadi 25 orang," ujar Muhammad Arif Anwar.

Untuk mempercepat pencarian, Tim SAR Gabungan membagi wilayah operasi ke dalam dua sektor. Sektor pertama disisir oleh KRI Marlin 877, sedangkan sektor kedua menjadi tanggung jawab KN SAR Kamajaya 104 milik Basarnas Makassar.

Selain penyisiran melalui jalur laut, Basarnas juga mengerahkan pesawat Boeing untuk melakukan pemantauan udara guna memperluas jangkauan pencarian.

Meski demikian, hingga operasi hari ketiga berakhir hingga pukul 18.00 with, tim hanya menemukan sejumlah pelampung yang diduga berasal dari KM Nurul Salsa.

"Selama operasi hari ini, tim hanya menemukan beberapa pelampung yang diduga berasal dari KM Nurul Salsa. Hingga sore hari belum ada korban yang berhasil ditemukan," kata Arif.

Operasi pencarian dihentikan sementara pada pukul 18.00 Wita karena kondisi mulai gelap dan akan dilanjutkan kembali pada hari berikutnya.

Seluruh personel SAR gabungan bermalam di Posko Pulau Jampea, sementara KN SAR Kamajaya melakukan lego jangkar di sekitar lokasi kejadian sebagai bagian dari persiapan operasi lanjutan.

Basarnas memastikan pencarian akan terus dilanjutkan dengan mengoptimalkan seluruh unsur laut dan udara hingga seluruh korban berhasil ditemukan.(**)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....