Hasim Umar Pastikan Mata Muda Madrasah Bebas Perundungan Kekerasan
- 17 Jul 2026 10:52 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka KanKemenag) Kota Baubau, Hasim Umar, memastikan pelaksanaan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (Mata Muda) tahun ajaran 2026/2027 berlangsung edukatif, menyenangkan, serta bebas dari segala bentuk kekerasan dan perundungan.
Penegasan itu disampaikan Hasim Umar usai meninjau pelaksanaan Mata Muda bersama Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, jajaran Kemenag, dan pengawas madrasah di MIN 1 Baubau, MTsN 1 Baubau, serta RA Purwanida Kota Baubau, Rabu 15 Juli 2026.
Menurut Hasim Umar, perubahan istilah Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (Matsama) menjadi Masa Ta'aruf Murid Madrasah (Mata Muda) mulai tahun pelajaran 2026/2027 bukan sekadar pergantian nama. Perubahan tersebut merupakan bagian dari transformasi pendidikan madrasah yang menempatkan murid sebagai subjek utama pembelajaran.
Hasim Umar menegaskan, kebijakan baru itu juga memperkuat implementasi Program Madrasah Ramah Anak. Karena itu, praktik perpeloncoan, perundungan, maupun bentuk kekerasan lainnya dilarang selama pelaksanaan Mata Muda.
"Perubahan ini bukan hanya berbeda dari sisi nama atau singkatan, tetapi ada hal yang lebih esensial yang harus kita perhatikan, di antaranya penekanan yang lebih kuat pada program Madrasah Ramah Anak," ujar Hasim Umar.
Hasim Umar berharap Mata Muda menjadi momentum membangun budaya madrasah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh murid baru. Ia menilai masa orientasi harus menjadi ruang pembentukan karakter positif sejak awal memasuki lingkungan madrasah.
Hasim Umar juga mengingatkan kepala madrasah dan kepala RA sebagai penanggung jawab utama agar memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai pedoman. Peran mereka dinilai penting dalam mengawasi panitia agar kegiatan tetap edukatif, ramah anak, dan bebas dari praktik perundungan.
Selain mengenalkan lingkungan madrasah, Mata Muda diharapkan berfokus pada penanaman nilai-nilai madrasah, penguatan karakter, moderasi beragama, serta pembiasaan pola hidup sehat.
"Kami ingin memastikan seluruh panitia dan seluruh kegiatan terbebas dari segala bentuk kekerasan, perpeloncoan, maupun perundungan sehingga mampu mendukung terwujudnya Program Madrasah Ramah Anak," tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....