Jangan Terkecoh, Ini Beda Love Bombing dan Love Scam

  • 16 Jul 2026 19:28 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Istilah love bombing dan love scam belakangan semakin sering muncul seiring maraknya hubungan yang berawal dari media sosial maupun aplikasi kencan. Meski sama-sama berkaitan dengan pendekatan romantis, keduanya memiliki arti dan tujuan yang berbeda.

Mengutip Government of Western Australia, love bombing merupakan pola memberikan perhatian, kasih sayang, dan pujian secara berlebihan kepada seseorang agar muncul ketergantungan secara emosional. Cara ini kerap digunakan sebagai bentuk manipulasi psikologis dalam sebuah hubungan.

Pelaku biasanya membanjiri korban dengan pesan, hadiah, atau ungkapan cinta dalam waktu singkat. Hubungan juga didorong berkembang dengan sangat cepat hingga korban merasa memiliki ikatan emosional yang kuat.

Setelah korban merasa nyaman dan bergantung, pelaku mulai menunjukkan perubahan sikap. Tidak jarang muncul perilaku mengontrol, memberi tekanan, hingga memanipulasi korban demi memenuhi keinginannya.

Sementara itu, love scam merupakan penipuan berkedok asmara yang bertujuan memperoleh keuntungan, baik berupa uang, barang, maupun data pribadi korban. Pelaku umumnya membangun kepercayaan terlebih dahulu sebelum mulai mengajukan berbagai permintaan.

Dalam praktiknya, love bombing sering menjadi pintu masuk menuju love scam. Perhatian yang berlebihan membuat korban merasa dicintai dan dipercaya sehingga kewaspadaannya menurun saat pelaku mulai meminta bantuan finansial atau hal lain yang menguntungkan dirinya.

Karena itu, masyarakat diimbau tidak terburu-buru percaya kepada orang yang baru dikenal, terutama di dunia digital. Hubungan yang berkembang terlalu cepat, desakan untuk segera berkomitmen, hingga perubahan sikap ketika permintaan ditolak dapat menjadi tanda yang patut diwaspadai.

Selain itu, jangan mudah membagikan informasi pribadi, data rekening, maupun mengirimkan uang kepada orang yang belum benar-benar dikenal. Jika merasa hubungan mulai mengarah pada manipulasi, mintalah pendapat keluarga atau teman tepercaya sebelum mengambil keputusan.

Memahami perbedaan love bombing dan love scam menjadi langkah penting agar masyarakat tidak menjadi korban manipulasi emosional maupun penipuan. Hubungan yang sehat seharusnya dibangun atas dasar kepercayaan, rasa saling menghargai, dan tanpa tekanan dari salah satu pihak.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....