Masuki Lingkungan Baru, Anak Hadapi Beragam Emosi di Hari Pertama Sekolah
- 15 Jul 2026 17:02 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Hari pertama masuk sekolah menjadi momen penting sekaligus masa transisi yang memunculkan beragam emosi pada anak. Selain rasa antusias, tidak sedikit anak yang mengalami kecemasan, ketakutan, hingga kekhawatiran saat harus beradaptasi dengan lingkungan, teman, dan jenjang pendidikan yang baru.
Wakil Dekan Fakultas Psikologi Universitas Semarang, Dr. Rusmalia Dewi, S.Psi., M.Si., Psikolog mengatakan, setiap anak memiliki respons yang berbeda ketika memasuki hari pertama sekolah. Perbedaan karakter dan pengalaman membuat cara mereka menghadapi perubahan lingkungan juga tidak sama.
"Ada yang antusias, ada yang cemas, ada yang takut. Setiap anak tentunya punya persepsi yang berbeda pada saat pertama kali sekolah," kata Rusmalia dalam Dialog Semarang Menyapa Pro 1 RRI Semarang, Senin, 13 Juli 2026.
Menurutnya, masa transisi dari satu jenjang pendidikan ke jenjang berikutnya merupakan fase yang cukup vital bagi perkembangan psikologis anak."Anak bisa merasa khawatir bagaimana nanti berteman, berinteraksi dengan guru, beradaptasi di lingkungan baru, hingga menghadapi tantangan akademik yang akan mereka terima," ujarnya.
Rusmalia menilai, dukungan dari orang tua, khususnya ayah, sangat dibutuhkan pada masa transisi tersebut. Kehadiran ayah dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan diri anak ketika memasuki lingkungan sekolah.
"Kehadiran ayah dapat membantu anak mengurangi kecemasan dan meningkatkan kepercayaan dirinya. Pada momen transisi seperti ini, anak merasa aman karena mendapatkan dukungan dari orang terdekatnya," katanya.
Meski demikian, ia menegaskan keterlibatan ayah tidak harus diwujudkan dengan mengantar anak ke sekolah. Bagi ayah yang terkendala pekerjaan, dukungan emosional tetap dapat diberikan melalui komunikasi yang konsisten, meluangkan waktu berkualitas, maupun menemani anak berdiskusi mengenai aktivitas sekolah.
"Penelitian menunjukkan komunikasi yang konsisten dan quality time memberikan dampak positif bagi perkembangan anak. Anak belajar tentang kedekatan dan komunikasi dari ayahnya," ujar Rusmalia.
Selain keluarga, sekolah juga memiliki peran penting dalam membantu anak melewati masa adaptasi. Menurutnya, sekolah perlu menciptakan lingkungan yang ramah serta melibatkan kedua orang tua dalam berbagai kegiatan, termasuk program parenting, agar proses pengasuhan dan pendidikan berjalan selaras.
Rusmalia berharap momentum hari pertama sekolah menjadi awal terbentuknya kolaborasi yang lebih kuat antara keluarga dan sekolah dalam mendukung tumbuh kembang anak. Dengan dukungan emosional yang baik, anak diharapkan lebih percaya diri, mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, serta siap menghadapi tantangan selama menempuh pendidikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....