Sudah Dipel tapi Lantai Masih Kotor? Ini 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • 16 Jul 2026 06:08 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID,Bogor - Lantai yang bersih menjadi salah satu kunci menciptakan rumah yang nyaman dan sehat. Namun, tak sedikit orang yang merasa kesal karena lantai tetap terlihat kusam, lengket, atau meninggalkan noda meski sudah dipel berkali-kali. Kondisi ini tentu membuat pekerjaan membersihkan rumah terasa sia-sia.

Masalah lantai yang masih kotor setelah dipel sebenarnya cukup umum terjadi. Penyebabnya bukan hanya karena kualitas alat pel atau cairan pembersih yang digunakan, tetapi juga bisa dipengaruhi oleh teknik mengepel yang kurang tepat hingga sisa kotoran yang menumpuk di permukaan lantai.

Jika dibiarkan, lantai yang tidak benar-benar bersih dapat menjadi tempat berkembangnya debu, bakteri, dan kuman. Selain mengurangi keindahan rumah, kondisi tersebut juga berpotensi memengaruhi kesehatan penghuni, terutama anak-anak yang sering bermain di lantai.

Banyak orang mengira semakin banyak cairan pembersih yang digunakan, hasilnya akan semakin bersih. Padahal, penggunaan cairan pembersih secara berlebihan justru dapat meninggalkan residu yang membuat lantai terasa lengket dan lebih mudah menarik debu.

Selain itu, kebiasaan menggunakan air pel yang sudah keruh atau kain pel yang jarang dicuci juga menjadi penyebab utama lantai tampak tetap kotor. Bukannya mengangkat kotoran, pel justru menyebarkan debu dan noda ke seluruh permukaan lantai.

Lantas, apa saja yang harus dilakukan agar lantai benar-benar bersih setelah dipel? Berikut beberapa penyebab beserta cara mengatasinya yang bisa Anda praktikkan di rumah.

Cara Mengatasi Lantai Masih Kotor Meski Sudah Dipel :

1. Sapu atau Vakum Lantai Terlebih Dahulu

  • Jangan langsung mengepel lantai yang masih dipenuhi debu dan pasir. Bersihkan terlebih dahulu menggunakan sapu atau vacuum cleaner agar kotoran terangkat sempurna sebelum proses mengepel.

2. Ganti Air Pel Secara Berkala

  • Air pel yang sudah berubah warna menjadi keruh justru akan menyebarkan kembali kotoran ke lantai.

3. Gunakan Cairan Pembersih Sesuai Takaran

  • Terlalu banyak cairan pembersih dapat meninggalkan lapisan residu yang membuat lantai terlihat kusam dan terasa lengket.
  • Selalu ikuti petunjuk penggunaan pada kemasan produk agar hasil pembersihan lebih optimal.

4. Cuci Kain Pel Hingga Bersih

  • Kain pel yang kotor menjadi salah satu penyebab utama lantai tetap terlihat kusam.
  • Pastikan kain pel dicuci hingga bersih setiap selesai digunakan dan dikeringkan sebelum disimpan agar tidak menjadi sarang bakteri maupun jamur.

5. Pel dengan Gerakan Satu Arah

  • Mengepel secara acak dapat membuat kotoran berpindah ke area yang sudah bersih.
  • Lakukan gerakan mengepel dari bagian paling dalam ruangan menuju pintu dengan pola satu arah agar kotoran lebih mudah terangkat.

6. Bersihkan Noda Membandel Terlebih Dahulu

  • Noda minyak, bekas makanan, atau tumpahan minuman sering kali tidak cukup dibersihkan hanya dengan pel.
  • Gunakan spons atau sikat lembut untuk membersihkan noda sebelum mengepel seluruh lantai.

7. Gunakan Pel yang Sesuai dengan Jenis Lantai

  • Setiap jenis lantai memiliki karakteristik yang berbeda. Lantai keramik, granit, vinyl, maupun kayu memerlukan perawatan yang disesuaikan agar tidak mudah kusam atau rusak.
  • Pilih alat pel berbahan microfiber karena lebih efektif mengangkat debu dan menyerap air dibandingkan pel berbahan kain biasa.

8. Pastikan Lantai Cepat Kering

  • Lantai yang terlalu lama basah dapat meninggalkan bercak air dan membuat permukaan terlihat kusam.
  • Buka jendela atau nyalakan kipas angin agar proses pengeringan berlangsung lebih cepat.

Lantai yang masih terlihat kotor meski sudah dipel umumnya disebabkan oleh teknik membersihkan yang kurang tepat, penggunaan air pel yang kotor, atau residu cairan pembersih yang menumpuk. Dengan menyapu terlebih dahulu, mengganti air pel secara berkala, menggunakan cairan pembersih sesuai takaran, serta memilih alat pel yang tepat, lantai akan tampak lebih bersih, mengilap, dan nyaman digunakan. Perawatan yang dilakukan secara rutin juga akan membantu menjaga kebersihan rumah sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi seluruh keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....