ATR/BPN Targetkan Seluruh Tanah Wakaf Bersertifikat pada 2028

  • 11 Jul 2026 19:55 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID,Tahuna - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid, menandatangani Nota Kesepahaman bersama 28 rektor perguruan tinggi Sulawesi Selatan di Auditorium Universitas Islam Makassar, Kamis.9 Juli 2026.

Kerja sama tersebut bertujuan melibatkan civitas academica dalam mem untuk bantu penyelesaian persoalan pertanahan, terutama mempercepat sertifikasi tanah wakaf melalui pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata Tematik di daerah.

Menteri Nusron berharap sekitar 14 ribu bidang tanah wakaf yang belum bersertifat di Sulawesi Selatan dapat diselesaikan bersama 28 kampus selama satu tahun mendatang sepenuhnya.

"Saya meminta seluruh rektor memastikan pelaksanaan KKN Tematik memiliki indikator kinerja utama yang jelas sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mempercepat pelayanan pertanahan berkelanjutan,"ujar Menteri Nusron di lansir dari Humas Kantah Sangihe.

Menurut Menteri Nusron, dari sekitar 18 ribu bidang tanah wakaf dalam Sistem Informasi Wakaf, baru 4.516 bidang atau 24,87 persen telah bersertifikat, masih dibawah rata-rata nasional.

Secara nasional, Kementerian ATR/BPN menargetkan seluruh tanah wakaf di Indonesia telah bersertifikat pada 2028. Pelibatan perguruan tinggi melalui KKN Tematik menjadi strategi percepatan penyelesaian nasional tersebut bersama.

Model KKN Tematik sebelumnya berhasil diterapkan Universitas K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dengan membantu penyelesaian sertifkat 2.487 bidang tanah wakaf hanya dalam waktu tiga bulan pelaksanaan program.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah BPN Sulawesi Selatan, Wartomo, menyerahkan 83 sertipikat tanah wakaf bagi masjid, musala, yayasan, serta tempat ibadah lainnya di berbagai wilayah.

Rektor Universitas Islam Makassar, Muammar Bakry, menyambut baik kolaborasi tersebut karena dinilai melindungi aset umat melalui kepastian hukum, sementara Menteri Nusron didampingi sejumlah pejabat Kementerian ATR/BPN.(Jumel)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....