Tips Memilih Makanan Rendah Kalori untuk Menjaga Berat Badan Tetap Ideal

  • 15 Jul 2026 10:19 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID Bandar Lampung - Menjaga pola makan merupakan salah satu langkah penting untuk mempertahankan kesehatan tubuh. Salah satu cara yang banyak diterapkan adalah memilih makanan rendah kalori. Makanan rendah kalori tidak hanya membantu mengontrol berat badan, tetapi juga dapat mengurangi risiko berbagai penyakit, seperti diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung, jika dikombinasikan dengan pola hidup sehat.

Kalori adalah satuan energi yang diperoleh tubuh dari makanan dan minuman. Setiap orang membutuhkan jumlah kalori yang berbeda, tergantung usia, jenis kelamin, tingkat aktivitas, dan kondisi kesehatan. Oleh karena itu, memilih makanan yang rendah kalori bukan berarti mengurangi makan secara berlebihan, melainkan memilih makanan yang memberikan nutrisi tinggi dengan jumlah kalori yang lebih sedikit.

Salah satu pilihan terbaik adalah memperbanyak konsumsi sayuran. Brokoli, bayam, sawi, mentimun, selada, dan tomat mengandung banyak vitamin, mineral, serta serat, namun rendah kalori. Serat dalam sayuran juga membuat rasa kenyang bertahan lebih lama sehingga dapat membantu mengurangi keinginan untuk makan berlebihan.

Buah-buahan segar juga menjadi pilihan camilan sehat. Apel, jeruk, pepaya, semangka, dan stroberi memiliki kandungan air serta serat yang tinggi sehingga memberikan rasa kenyang tanpa menambah banyak kalori. Sebaiknya konsumsi buah dalam bentuk utuh dibandingkan jus yang diberi tambahan gula.

Selain itu, pilihlah sumber protein rendah lemak seperti dada ayam tanpa kulit, ikan, telur, tahu, tempe, dan kacang-kacangan. Protein membantu menjaga massa otot sekaligus memberikan efek kenyang lebih lama. Hindari mengolah protein dengan cara digoreng, dan lebih baik memilih metode memasak seperti dikukus, direbus, dipanggang, atau ditumis dengan sedikit minyak.

Saat memilih makanan pokok, utamakan karbohidrat kompleks seperti beras merah, oatmeal, kentang rebus, atau ubi. Karbohidrat jenis ini dicerna lebih lambat sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan memberikan energi lebih lama dibandingkan karbohidrat olahan.

Membaca label informasi gizi pada kemasan makanan juga penting dilakukan. Perhatikan jumlah kalori per sajian, kandungan gula, lemak jenuh, dan natrium. Banyak produk yang tampak sehat, tetapi sebenarnya mengandung gula atau lemak tambahan yang cukup tinggi.

Selain memilih jenis makanan, perhatikan pula ukuran porsi. Makanan sehat sekalipun tetap dapat menyebabkan kelebihan kalori jika dikonsumsi secara berlebihan. Menggunakan piring berukuran lebih kecil dan makan secara perlahan dapat membantu tubuh mengenali rasa kenyang dengan lebih baik.

Jangan lupa mencukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih. Terkadang rasa haus disalahartikan sebagai rasa lapar sehingga seseorang makan lebih banyak dari yang dibutuhkan. Mengurangi konsumsi minuman manis seperti minuman bersoda, teh manis, dan minuman kemasan juga dapat membantu menekan asupan kalori harian.

Memilih makanan rendah kalori bukan berarti harus menghindari semua makanan favorit. Kuncinya adalah keseimbangan, variasi, dan pengaturan porsi. Dengan menerapkan pola makan yang sehat secara konsisten serta diimbangi aktivitas fisik secara rutin, tubuh akan memperoleh nutrisi yang dibutuhkan sekaligus menjaga berat badan tetap ideal dan kesehatan secara menyeluruh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....