Pengangkutan Sampah Kadia Terlambat akibat Kerusakan Alat TPA Puuwatu
- 05 Jul 2026 11:34 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Sejumlah warga di Kecamatan Kadia mengeluhkan penumpukan sampah di depan rumah dan di titik-titik pengumpulan, setelah layanan pengangkutan sampah tidak berjalan optimal beberapa hari terakhir . Kondisi ini dikhawatirkan memicu bau tidak sedap dan mengganggu kenyamanan warga di wilayah permukiman
Camat Kadia, Hasman Dani, saat dikonfirmasi, menjelaskan keterlambatan pengangkutan sampah berkaitan dengan gangguan operasional di TPA Puuwatu, yang menjadi lokasi pembuangan akhir sampah Kota Kendari. Di TPA tersebut, sejumlah alat berat dan sarana pendukung pengolahan sampah dilaporkan mengalami kerusakan sehingga menghambat proses penataan timbunan sampah dan keluar-masuk armada
pengangkut.
| Baca juga: Hari Penyu Sedunia Diperingati Setiap 23 Mei |
"Sarana penunjang mengalami kerusakan sehingga menghambat proses penataan timbunan dan menghalangi kelancaran bongkar muat armada pengangkut sampah," ujar Hasman Dani.
Dikatakan, sistem pengelolaan sampah di Kecamatan Kadia selama ini mengandalkan pengangkutan dari TPS menuju TPA menggunakan armada truk sampah, dengan ritase tertentu setiap hari. Ketika alat di TPA tidak berfungsi normal, truk pengangkut kesulitan membongkar dan menata sampah, sehingga jadwal pengambilan sampah dari wilayah kecamatan ikut tertunda.
Hasman Dani menyebut pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan dinas teknis dan pengelola TPA Puuwatu untuk mempercepat perbaikan alat sekaligus normalisasi layanan pengangkutan. Ia juga meminta pengelola armada termasuk RT/RW aktif memantau penumpukan sampah di lingkungan masing-masing, sambil mensosialisasikan kepada warga agar tetap membuang sampah pada waktu dan titik yang telah disepakati.
Sebelumnya, Kecamatan Kadia mengembangkan inovasi sistem jemput sampah ke rumah warga untuk mengurangi penumpukan di jalan poros dan titik pembuangan liar..Program penjemputan langsung ke pagar rumah tersebut berjalan beberapa kali sehari dan menjadi salah satu upaya meningkatkan pelayanan kebersihan di kawasan perkotaan .
Meski ada gangguan sementara akibat kerusakan alat di TPA Puuwatu, pemerintah kecamatan berkomitmen menjaga kebersihan lingkungan dan meminimalkan dampak penumpukan sampah terhadap kesehatan dan kenyamanan warga.
Hasman mengimbau masyarakat tetap mendukung program kebersihan dengan tertib membayar retribusi sampah , serta tidak membuang sampah di sembarang tempat
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....