Mentega dan Margarin: Kenali Perbedaan dan Kandungannya

  • 03 Jul 2026 13:14 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Masyarakat pada umumnya, sering menganggap mentega dan margarin sebagai produk yang sama karena memiliki bentuk, warna, dan fungsi yang hampir serupa. Keduanya memang sering digunakan sebagai olesan roti maupun bahan memasak hingga bahan untuk membuat kue. Namun, sebenarnya mentega dan margarin memiliki bahan dasar, kandungan gizi, serta karakteristik yang berbeda.

Mentega atau sebagian orang mengenal dengan istilah (butter) merupakan produk yang berasal dari lemak susu atau krim yang dikocok hingga terpisah dari cairannya. Sementara itu, margarin dibuat dari minyak nabati yang diolah sehingga memiliki tekstur menyerupai mentega. Perbedaan bahan dasar inilah yang membuat kandungan lemak keduanya berbeda.

Mengutip dari website www.mayoclinic.org melalui pedoman gizi yang diterbitkan oleh U.S. Department of Agriculture dan U.S. Department of Health and Human Services, penggantian lemak jenuh dengan lemak tak jenuh dapat membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Pedoman tersebut menjelaskan bahwa minyak nabati yang menjadi bahan dasar margarin umumnya mengandung lemak tak jenuh yang lebih tinggi dibandingkan mentega.

Mentega sebagian besar mengandung lemak jenuh karena berasal dari produk hewani, sedangkan margarin umumnya dibuat dari campuran minyak nabati yang kaya lemak tak jenuh. Lemak tak jenuh diketahui dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat ketika digunakan sebagai pengganti lemak jenuh dalam pola makan.

Mana yang Lebih Baik? Diantara keduanya?

Sebagian besar orang pasti bertanya-tanya terkait hal ini, namun sebenatnya tidak ada yang lebih baik jika membandingkan keduanya. Mentega memiliki cita rasa yang lebih kaya dan sering menjadi pilihan dalam pembuatan pastry atau kue tertentu. Sementara itu, margarin umumnya dipilih karena kandungan lemak tak jenuhnya lebih tinggi dan kadar lemak jenuhnya lebih rendah.

Namun demikian, para ahli tetap menyarankan agar konsumsi keduanya dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan. Selain memperhatikan jenis lemak, masyarakat juga perlu memperhatikan kandungan garam, kalori, dan pola makan secara keseluruhan.

Mentega dan margarin memiliki fungsi yang mirip, tetapi berasal dari bahan yang berbeda. Mentega dibuat dari lemak susu sehingga mengandung lebih banyak lemak jenuh, sedangkan margarin dibuat dari minyak nabati yang umumnya mengandung lebih banyak lemak tak jenuh. Pemilihan keduanya sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan gizi, kondisi kesehatan, dan tujuan penggunaannya dalam memasak.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....