Gandeng UIN Walisongo, BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Perkuat Literasi JKN

  • 02 Jul 2026 13:42 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - BPJS Kesehatan menjalin kerja sama dengan UIN Walisongo Semarang untuk memperkuat penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman tentang pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi dan optimalisasi Program JKN, Rabu, 1 Juli 2026.

Kerja sama tersebut menjadi komitmen kedua belah pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kolaborasi juga diarahkan untuk memperluas literasi serta kepesertaan Program JKN di lingkungan sivitas akademika UIN Walisongo.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan BPJS Kesehatan, Sutopo Patria Jati, mengatakan perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus agen perubahan. Menurutnya, keberhasilan Program JKN membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi.

"Keberhasilan Program JKN tidak hanya bergantung pada BPJS Kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh ekosistem JKN, termasuk perguruan tinggi. Melalui kerja sama ini kami berharap tercipta sinergi yang mengintegrasikan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi dengan Program JKN secara holistik dan berkelanjutan," ujar Sutopo.

Ia menjelaskan, ruang lingkup kerja sama meliputi pelaksanaan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta optimalisasi kepesertaan JKN bagi sivitas akademika dan tenaga kependidikan UIN Walisongo. BPJS Kesehatan juga mendorong mahasiswa dan dosen berperan aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya jaminan kesehatan.

"Salah satu bentuk implementasinya dapat dilakukan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), di mana mahasiswa dapat memberikan edukasi tentang Program JKN kepada masyarakat. Kami juga membuka kesempatan bagi dosen dan akademisi untuk berkontribusi melalui Program Call for Paper BPJS Kesehatan," katanya.

Rektor UIN Walisongo Semarang, Musahadi, menyambut baik kerja sama tersebut karena sejalan dengan peran perguruan tinggi dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. "Kerja sama ini sangat relevan dengan peran UIN Walisongo,” ucapnya.

“Pendekatan keagamaan yang kami miliki dapat menjadi sarana efektif untuk mengedukasi masyarakat bahwa menjaga kesehatan. Termasuk, memiliki jaminan kesehatan, merupakan bagian dari tanggung jawab yang juga diajarkan dalam agama," kata Musahadi.

Musahadi berharap nota kesepahaman tersebut dapat diwujudkan dalam berbagai program nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat. Kolaborasi itu juga diharapkan mampu memperkuat penyelenggaraan Program JKN melalui peran aktif dunia pendidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....